Tertinggi Dalam Sejarah Kota Tarakan, Tingkat Partisipasi Pilkada 2020 Mencapai 69,33 Persen

TARAKAN – Usai digelarnya rapat pleno terbuka, rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilgub Kaltara 2020, tercatat tingkat partisipasi Pilkada 2020 di Tarakan mencapai 69,33 persen.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Tarakan, Nasruddin mengatakan, nilai sebesar 69,33 persen merupakan dobrakan baru dalam tingkat partisipasi Pilkada sepanjang sejarah kota Tarakan.

“Nilai ini jika kita kilas balik merupakan tingkat partisipasi tertinggi sepanjang sejarah Pilkada di Tarakan, peningkatan mencapai 10% dibanding pilgub sebelumnya,” ujarnya kepada awak media, Selasa 15 Desember 2020.

Baca Juga :  Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Cuaca Tarakan Diprakirakan Didominasi Hujan

“KPU RI juga memiliki target nasional senilai 77,55 persen, namun karena kita tingkat kota, jadi target tersebut merupakan tujuan KPU tingkat provinsi,” tambahnya.

Nasruddin menjelaskan, tingkat partisipasi tertinggi di tingkat kecamatan diraih oleh kecamatan Tarakan Timur, yaitu sekitar 75 persen, sedangkan kecamatan lainnya berkisaran 60 persen.

Selain itu, pada pilkada 2013, tingkat partisipasi sebanyak 66 persen, pilgub di tahun 2015 sebanyak 54 persen, dan pilwali kota Tarakan 2018 sebanyak 67 persen.

Baca Juga :  Penerimaan Pajak Galian C Tarakan Belum Optimal, Kendalanya Kepatuhan Wajib Pajak

“Dapat dilihat peningkatan cukup signifikan, terutama pada peningkatan di pilgub cukup luar biasa dibandingkan pilgub sebelumnya, naik hingga lebih dari 10%,” sebutnya.(*)

Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *