Waspada Klaster Pilkada, Doni Monardo: Kuncinya semua patuh protokol kesehatan

TARAKAN – Satgas Penanganan Covid-19 mewanti-wanti klaster Pilkada. Saat ini, tahapan pilkada masih masa kampanye, jika tidak disiplin protokol kesehatan akan ada kerumunan masyarakat.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo yang juga sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional menegaskan, kunci untuk mencegah penularan Covid-19 selama pilkada, semuanya harus patuhi protokol kesehatan.

Baca Juga :  Sering Disalahpahami, Ini Penjelasan 99 Kategori Pekerjaan di KTP

“Masalah pilkada, kuncinya semua patuh pada protokol kesehatan (pakai masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan pakai sabun),” jelas Doni secara virtual belum lama ini.

Ia menjelaskan, jika suatu pertemuan maksimal jumlah orang yang berkumpul hanya 50, maka harus dipatuhi. Hal itu, untuk menghindari terjadinya penularan Covid-19. Saat berkumpul tetap jaga jarak dan pakai masker.

Baca Juga :  Dishut Sebut Revitalisasi KKMB Tarakan Terganjal Administrasi Lahan

“Kalau pertemuan hanya (dibatasi) 50 orang, patuhlah protokol kesehatan. Kita hanya diminta patuhi protokol kesehatan, tidak sebanding dengan pengorbanan dokter,” ujar Doni.

“Ingat, tidak boleh panik, hati tetap senang, kita memutus mata rantai penularan (disiplin terapkan protokol kesehatan). Jadikan masyarakat garda terdepan dan tim medis adalah benteng terakhir,” tuturnya.

Kepada pasangan calon (paslon) pilkada juga diminta bisa mengajak semua masyarakat patuhi protokol kesehatan.

Baca Juga :  Jaga Tradisi Kue Keranjang Imlek di Tarakan ala Nenek Joanie

Diketahui, di Kaltara terdapat perhelatan pemilihan kepala daerah untuk gubernur dan bupati di 4 kabupaten.(*)

Reporter: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *