TARAKAN – Kesadaran masyarakat yang berprofesi sebagai penjual bubur kacang hijau cukup tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan, utamanya penggunaan masker di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.
Seperti Nasihin, pria asal Brebes ini dalam setiap aktifitasnya menjual bubur kacang hijau keliling Tarakan tak pernah meninggalkan maskernya. Karena Nasihin sadar pentingnya menggunakan masker di tengah pandemi Covid-19 masih mewabah.
“Iya, sudah biasa pakai masker, apalagi corona masih ada, waspada makanya pakai masker,” ungkap Nasihin, Senin (26/10).
Diakuinya, sejak pandemi Covid-19 mewabah di Tarakan pendapatannya menurun karena daya beli masyarakat mengalami penurunan.
“Iya menurun, karena kadang tidak habis (bubur kacang ijo), tidak seperti sebelum corona,” jelasnya.
Demi untuk menafkahi keluarga, Nasihin tetap berjualan walaupun keadaan ekonomi masyarakat mengalami gangguan akibat pandemi.
Jubir Satgas Covid-19 Kota Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, M.Kes, terus mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan agar tidak terpapar Covid-19.
“Ingat pakai masker, jaga jarak jangan berkerumun dan rajin cuci tangan pakai sabun,” tuturnya.(*)
Reporter: Ramli







