TARAKAN – Simulasi New Normal di pasar tradisional Gusher masih ditemukan masyarakat tidak mengenakan masker dan suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius.
Padahal, selama PSBB penggunaan masker wajib bagi setiap orang. Selain itu, setiap orang masuk area Gusher diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas kesehatan.
Pengelola PT Gusher Agus Toni turut menuturkan, akan mengikuti arahan dan instruksi dari TNI, Polri, Walikota jika New Normal mulai diterapkan di Tarakan.
“Kita sesuai arahan saja nanti perintahnya apa, imbauannya apa kepada pengelola kita akan sosialisasikan,” ungkap Toni.
Toni juga mengharapakan ada kerjasama yang baik antara pengelola dan pengguna jasa di pasar Gusher dalam menerapkan kebijakan pemerintah soal antisipasi penyebaran Covid-19.
“Saya rasa nanti TNI Polri kerjasama dengan pemerintah daerah, saya rasa bisa (warga di pasar Gusher mengikuti aturan pemerintah) karena ini untuk kepentingan kita bersama, jangan sampai ada kluster barulah,” jelasnya.
Saat ditanya apakah di pasar Gusher mengikuti aturan pemerintah selama PSBB, diakui Toni, masyarakat sudah pakai masker di pasar.
“Yang jelas sudah pakai masker, kemarin juga sepi jaga jarak, tapi mungkin nanti masuk new normal, perekonomian juga tumbuh nanti juga semua TNI Polri lah, semua kita siap,” ujarnya.
Selama ini di pasar Gusher dikatakannya sudah banyak wastafel. “Sudah banyak itu, setiap pintu ada, setiap persimpangan ada, apapun arahan dari TNI Polri kita siap, termasuk arahan dari pak Walikota Tarakan bagaimana imbauannya,” tambahnya.
Turut hadir pada simulasi New Normal Kapolda Kaltara dan jajarannya, Walikota Tarakan, Ketua DPRD Kaltara, dan Forkompimda.(*)
Editor: Ramli







