TARAKAN – Melalui press release di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan, Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan menyatakan jumlah kasus Covid-19 belum berubah dan 5 hasil Swab Klaster Gowa dinyatakan negatif, Kamis 23 April 2020.
Kepada awak media, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, M. Kes mengatakan perkembangan kasus Covid-19 sampai hari ini masih sama dengan kemarin.
“Jumlah total konfirmasi positif sebanyak 27 orang dan pasien kluster Gowa yang dinyatakan negatif rencananya akan dipulangkan dari Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT),” ujarnya kepada awak media, Kamis 23 April 2020.
“Hari ini tidak terdapat penambahan kasus positif Covid-19 dan Jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) saat ini sebanyak 4 orang. 1 orang meninggal dan 4 orang menunggu hasil pemeriksaan spesimen SWAB termasuk 1 orang yang meninggal,” tambahnya.
- Devi menjelaskan, jumlah Kumulatif ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak 233 orang. Pemantauan yang dilakukan oleh puskesmas sesuai wilayah tempat tinggal ODP sebanyak 115 orang.
“Jumlah ODP yang selesai menjalani pemantauan dan dinyatakan sehat, serta mendapatkan surat keterangan sehat dari Puskesmas sebanyak 118 orang,” jelasnya.
Secara kumulatif OTG (Orang Tanpa Gejala) saat ini sebanyak 350 orang. Yang sedang dilakukan pemantauan sebanyak 229 orang dan yang selesai dilakukan pemantauan sebanyak 121 orang. “OTG adalah merupakan yang tidak bergejala namun memiliki kontak erat dengan kasus konfirmasi postif COVID-19,” terangnya.
Saat ini pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, sebanyak 21 pasien, diantaranya merupakan pasien positif dan pasien yang menunggu hasil, sedangkan pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT), terdapat 7 pasien positif dan 6 pasien menunggu hasil.
“Mari kita cegah penularan COVID-19 secara bersama dengan tetap patuh dalam melakukan pembatasan aktivitas di luar rumah dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,” tutupnya.(*)
Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : M. Yanudin







