NUNUKAN – Sejak merebaknya virus Corona (covid-19) di Indonesia, khususnya di Kalimantan Utara, pemerintah langsung melakukan antisipasi untuk menekan penyebaran. Salah satunya dengan melakukan peningkatan penjagaan di pintu-pintu masuk. Langkah antisipasi tersebut masih tetap dilakukan hingga saat ini.
Seperti yang dilakukan di Pindukan, RT 5, Desa Pelaju, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, saat enam orang dari luar, yakni dari Tarakan hendak masuk ke wilayah tersebut, langsung ditolak warga.
Dikatakan Shadri, salah seorang warga setempat, kedatangan enam orang dari Tarakan ini di Pindukan, warga setempat langsung melaporkan kepada ketua RT 5, dan ketua RT itu langsung mengambil langkah tegas. Yakni meminta en orang tersebut kembali pulang.
“Ini merupakan salah satu pencegahan penyebaran Covid-19, dan seperti yang dianjurkan Pemerintah, agar dapat menjaga jarak dan tidak di tempat keramaian,” kata Shadri, kepada benuanta.co.id, Rabu (22/4/2020).
Selian itu, PT. Sebaung Sawit Plantations (PSP) yang beroperasi di Desa Pelaju, diduga menjadi tujuan enam warga Tarakan ini. Yakni untuk bekerja di perusahaan tersebut.
“Mereka bukan karyawan tapi baru mau minta kerja, dan pihak perusahaan juga tidak memanggil mereka,” jelasnya.
Saat ini keenam orang tersebut masih menunggu jemputan untuk kembali ke Tarakan. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin







