benuanta.co.id, NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Nunukan memastikan daftar pemilih pemilu 2024 mendatang lebih akurat. Diperkirakan data pemilih Kabupaten Nunukan akan berkurang hingga lebih 3 ribu jiwa.
Jika dilihat dari data hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) provinsi periode semester II bulan Desember 2021 di KPU Kaltara, jumlah DPB di Kabupaten Nunukan sebelumnya sebanyak 21 kecamatan yakni 120.538 jiwa, sedangkan pemilih tidak memiliki syarat sebanyak 3.125 jiwa dan DPB sebanyak 117.412.
Ketua Bawaslu Nunukan, Moch. Yusran, SE mengatakan analisis data telah dilakukan dengan cara memperhatikan pergerakan data pemilih dari proses PDPB selama 10 bulan terakhir. Analisi data dilaksanakan oleh KPU Nunukan.
“Dari analisis itu, terdapat penurunan jumlah pemilih sekitar 3000 lebih dari bulan April 2021 sampai dengan Januari 2022.” kata Yusran, Ahad (27/3/2022).
Kata Yusran, Bawaslu Nunukan perlu melakukan uji petik dengan metode sampling terhadap data-data yang telah dianalisis agar penurunan dat yang dimaksud dapat dipertanggungjawabkan.
“Karena berkaitan dengan hak pilih dan hak konstitusi warga yang dilindungi. Untuk itu kita harus memastikan penurunan itu benar adanya.” jelasnya.
Selain lakukan uji petik, rencana tindak lanjut dari analisis yang dimaksud, maka Bawaslu Nunukan juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan akurasi dari proses PDPB tersebut.
“Paling lama sepakan ini kita analisis dulu, kita kordinasikan dulu dengan stakeholders terkait. Setelah itu kita turun uji petik,” terangnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran, dan Penyelesaian sengketa, Abd. Rahman menjelaskan dari hasil uji petik akan menjadi masukan bagi KPU Nunukan untuk dilakukan perbaikan data.
“Jika nanti hasil uji petik kita temukan persoalan, maka Bawaslu Nunukan akan berikan masukan kepada KPU Nunukan untuk wujudkan data yang komprehensif, mutakhir dan akurat,” Jelas Rahman. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Matthew Gregori Nusa







