Warga Sebakis Minta Pencarian BLT BBM Diwakili, Jarak Tempuh Ambil BLT Banyak Makan Biaya

benuanta.co.id, NUNUKAN – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Nunukan, sudah bisa diterima bagi masyarakat, namun hingga saat ini sebagian warga Nunukan, Kelurahan Nunukan Barat Kampung Sebakis belum bisa mendapatkan hak mereka.

Pasalnya, warga yang mendapat BLT BBM di wilayah kampung Sebakis, harus berpikir dua kali untuk mengambil bantuan tersebut ke kantor pos, lantaran jarak tempuh yang begitu jauh dan biaya transportasi juga cukup mahal yakni Rp. 300 ribu pulang pergi (PP) .

Baca Juga :  Distransnaker Nunukan Musnahkan Arsip

Imran, Warga Kampung Sebakis mengatakan, bagaimana mau mencairkan bantuan jika transportasi mahal, ini karena adanya kenaikan BBM. “Bantuan yang didapatkan hanya habis diperjalanan saja,” ujarnya, Jumat (16/9/2022).

Lanjut dia, kalau bisa itu di wakili satu orang yang mengambil, atau orang kantor pos yang ke Sebakis.

Sedangkan untuk tahap pertama pencairan BLT BBM yakni Rp300 ribu dan tahap keduanya akan dilakukan di bulan Desember Rp300 ribu sehingga totalnya 4 bulan.

Baca Juga :  Konsulat RI Tawau Bantu Pembuatan SBPK bagi Anak Pekerja Migran Indonesia

Menanggapi persoalan tersusun Camat Nunukan Hasan Basri menyampaikan, akan mencoba memfasilitasi dengan berkoordinasi dengan pihak kantor pos, apakah nantinya bisa diwakilkan di pemerintah kecamatan atau tidak, jika bisa maka akan didistribusikan ke warganya dengan mentransfer ke rekening masing-masing bagi yang menerima. Tentu dengan membuat Surat pernyataan hitam di atas putih. Pihaknya akan mempermudah pelayanan bagi warga yang jauh.

“Kalau hanya habis untuk perjalanan ke Nunukan saja, bukannya dapat bantuan malah habis digunakan transportasi saja tidak bisa mereka nikmati,” kata Hasan Basri.

Baca Juga :  Sebanyak 118 WNI Akan Dideportasi dari Malaysia

Dia juga menyampaikan semua ingin mendapatkan bantuan, namun tidak boleh ganda, jika yang sudah mendapatkan PKH dan bantuan lainnya tidak boleh lagi mendapatkan.

Sementara itu, Lurah Nunukan Barat, Sudiasih menyampaikan, dia sudah menyampaikan ke kantor pos melalui RT untuk difasilitasi pengambilan uang tersebut namun nantinya orangnya akan di foto satu persatu bersama KTP aslinya, yang akan diserahkan ke kantor pos.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *