Trump sebut China tidak akan Mengambil Taiwan Selama ia Jadi Presiden

Istanbul – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa Presiden China Xi Jinping tidak akan mencoba merebut Taiwan selama dia masih menjabat sebagai presiden.

“Dia mungkin akan melakukannya setelah kita punya presiden yang berbeda, tetapi saya tidak merasa dia akan melakukannya saat saya menjadi presiden,” kata Trump kepada The New York Times sebagaimana dilaporkan Anadolu, Jumat.

Baca Juga :  Trump Ancam Habisi Pemimpin Tertinggi Iran jika tak Ikuti Tuntutan AS

Ketika diingatkan bahwa China memandang Taiwan sebagai ancaman separatis, Trump menjawab, “Itu terserah dia (Xi), apa yang akan dia lakukan. Namun, saya telah menyampaikan kepadanya bahwa saya akan sangat tidak senang jika dia melakukan itu, dan saya tidak berpikir dia akan melakukannya.”

China menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri, sementara Taipei telah mempertahankan kemerdekaannya sejak 1949.

Baca Juga :  Trump akan Lanjutkan Operasi Militer di Iran Hingga Misi Selesai

Lebih lanjut, ketika ditanya apakah operasi militer AS dan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Sabtu telah menetapkan sebuah preseden, Trump berpendapat bahwa ancaman dari Venezuela secara mendasar berbeda dengan pandangan Xi terhadap Taiwan.

Trump menggambarkan Venezuela sebagai “ancaman nyata,” dengan mengklaim bahwa Maduro telah membiarkan anggota geng masuk ke Amerika Serikat.

Baca Juga :  Iran Jadikan Aset Ekonomi AS sebagai Target Serangan

“Anda tidak melihat orang-orang berbondong-bondong masuk ke China,” ucapnya.

Berbeda dengan kondisi di Amerika Serikat, Trump turut menambahkan bahwa Beijing juga tidak menghadapi aliran narkoba yang melintasi perbatasannya.

Sumber: Anadolu / Antara

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *