Kesbangpol Nunukan Mulai Tahapan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera HUT RI ke-81

benuanta.co.id, NUNUKAN– Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memulai tahapan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera (CAPASKI) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini menjadi agenda strategis daerah dalam menyiapkan generasi muda terbaik untuk mengemban tugas kehormatan sebagai pengibar Sang Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Kepala Bidang Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan Kesbangpol Nunukan, Emiliana Nata Koten mengatakan, seleksi CAPASKI bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan bagian dari proses pembinaan ideologi dan pembentukan karakter kebangsaan generasi muda.

“Seleksi CAPASKI Tahun Anggaran 2026 ini merupakan tahapan awal dalam menjaring putra-putri terbaik Kabupaten Nunukan. Kami ingin memastikan peserta yang terpilih tidak hanya memiliki kemampuan fisik prima, tetapi juga berkarakter kuat, berintegritas, serta memahami nilai-nilai Pancasila,” ujar Emiliana.

Emiliana menjelaskan, tahapan seleksi dirancang secara sistematis dan berjenjang. Kegiatan diawali dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah tingkat SMA/sederajat guna memberikan pemahaman mengenai persyaratan, mekanisme, dan komitmen selama proses seleksi.

Baca Juga :  Bazar Kelurahan Nunukan Timur Layani Kebutuhan Warga Pesisir

Pendaftaran dan seleksi administrasi dilaksanakan pada Maret 2026, dilanjutkan dengan seleksi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Tes Intelegensia Umum (TIU), seleksi parade, serta Peraturan Baris Berbaris (PBB) pada Maret hingga April.

Tahapan berikutnya meliputi seleksi samapta (tes kebugaran), seleksi kepribadian, dan pengumuman hasil pada April hingga Mei 2026. Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) pada Juli hingga Agustus 2026 menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Untuk dokumen yang wajib disiapkan calon peserta antara lain kartu keluarga, surat izin dari sekolah, surat persetujuan orang tua/wali, surat pernyataan kesediaan mematuhi peraturan pembentukan dan pelaksanaan tugas Paskibraka, surat persetujuan pemeriksaan kesehatan, salinan rapor kelas X dengan nilai akademik minimal kategori baik, surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan, serta pasfoto berwarna ukuran 4×6 sebanyak empat lembar.

Baca Juga :  KONI, KORMI, dan KNPI Nunukan Kolaborasi Gelar Open Turnamen Futsal Ramadan Cup 2026

Seluruh berkas dimasukkan ke dalam map sesuai ketentuan yakni warna hijau untuk putra dan merah untuk putri serta diunggah dalam format PDF melalui aplikasi saat pendaftaran.

Sementara itu, persyaratan umum peserta meliputi warga negara Indonesia, siswa kelas X saat seleksi dan duduk di kelas XI pada 17 Agustus 2026, tinggi badan putra minimal 165 cm dan maksimal 180 cm, serta putri minimal 160 cm dan maksimal 175 cm.

“Peserta juga harus berkepribadian baik, berakhlak mulia, sehat jasmani dan rohani, berpenampilan rapi, belum pernah menjadi Paskibraka tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten, serta lulus seleksi di tingkat sekolah,” jelasnya,

Menurut Emiliana, CAPASKI memiliki peran penting sebagai duta nilai-nilai kebangsaan di kalangan pelajar. Mereka yang terpilih tidak hanya bertugas saat upacara pengibaran bendera, tetapi juga menjadi representasi generasi muda yang disiplin, nasionalis, dan berjiwa kepemimpinan.

Baca Juga :  Wujudkan Pemerintahan Efisien dan Transparan, Pemkab Nunukan Jalin Kerjasama dengan BPKP

“Melalui proses seleksi yang ketat dan terukur, kami berharap CAPASKI 2026 mampu melahirkan pasukan pengibar bendera yang tidak hanya tampil gagah dan disiplin, tetapi juga menjadi teladan di sekolah maupun masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, dukungan sekolah dan orang tua sangat dibutuhkan untuk membangun motivasi serta kesiapan mental para peserta. Kesbangpol Nunukan optimistis seluruh tahapan seleksi berjalan lancar dan menghasilkan putra-putri terbaik daerah yang mampu mengemban tugas kehormatan dengan penuh tanggung jawab.

“CAPASKI adalah bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun karakter kebangsaan dan menyiapkan pemimpin masa depan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *