MBG Selama Ramadan, Siswa SMP 2 Tarakan Terima Martabak dan Kurma

benuanta.co.id, TARAKAN – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Tarakan tetap menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan.

Namun, menu yang biasanya berupa makanan lengkap dengan sayur dan lauk, kini diganti menjadi makanan kering.

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Tarakan, Abdul Rahman menyampaikan, kebijakan tersebut menyesuaikan kondisi mayoritas siswa di sekolah yang lebih banyak menjalankan ibadah puasa.

“Alhamdulillah walaupun dalam kegiatan bulan Ramadan ini, dari pemerintah atau pun dari pihak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap menyalurkan MBG. Namun pada bulan ini MBG-nya diganti berupa makanan kering,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, dari total 1.035 siswa, sekitar 85 persen atau sekitar 980-an merupakan siswa Muslim. Sementara sekitar 15 persen lainnya merupakan non Muslim. Dengan komposisi tersebut, makanan kering dinilai lebih sesuai untuk siswa yang berpuasa.

Baca Juga :  Resahkan Warga Aki Balak, Buaya 1,5 Meter Dievakuasi PMK Tarakan

Menurutnya, menu yang dibagikan tetap memperhatikan asupan gizi. Untuk pembagian hari ini, sekolah melihat isi paket berupa martabak, keju, dan telur.

“Kalau secara gizi, ada telur, ada keju. Istilahnya sesuai dengan kebutuhan mereka. Soal selera rasa mungkin masing-masing berbeda, tapi secara umum kami merasa ini sudah sesuai dan cukup untuk penerimaan,” jelasnya.

Ia juga memastikan menu tidak akan monoton. Berdasarkan konfirmasi dengan pihak pengelola, daftar menu telah diolah oleh penanggung jawab dapur dan akan dibuat bervariasi agar tidak menimbulkan kejenuhan.

Terkait telur apakah akan tetap sama setiap hari atau berubah, Abdul Rahman menyebut hal itu akan disesuaikan oleh penanggung jawab dapur. “Wallahualam, nanti mengkondisikan. Mereka punya daftar menu yang sudah diolah,” katanya.

Baca Juga :  Tarawih Perdana di Baitul Izzah Dipadati Jamaah

Distribusi MBG tidak hanya untuk siswa, tetapi juga untuk guru dan pegawai. Total guru dan petugas kebersihan berjumlah 75 orang, dan seluruhnya menerima pembagian pada hari ini.

Kendati demikian, sekolah akan melakukan evaluasi terhadap ketahanan makanan, khususnya jenis seperti martabak. Jika ditemukan makanan berbau atau cepat rusak saat dibawa pulang ke rumah, pihak sekolah akan segera melaporkan agar tidak diulang pada distribusi berikutnya.

“Kalau memang ada berbau dan sebagainya itu segera dilaporkan. Jangan makanan berupa yang cepat rusak,” terangnya.

Baca Juga :  Usulkan Menu Kering untuk MBG Selama Ramadan

Sementara itu, salah satu siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan, Syakila mengatakan, MBG tersebut akan dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa di rumahnya. Ia sendiri cukup senang dengan menu pertama MBG Ramadan hari ini.

“Nanti mau dibawa pulang nanti, cukup aja untuk sendiri,”ungkapnya.

Menu yang ia dapatkan berupa martabak, kurma, keju, dan telur yang sudah direbus. Ia juga membenarkan tak hanya dirinya dan murid lain yang menerima MBG tetapi juga untuk guru wali kelas.

“Isinya sama aja untuk wali kelas. Kami ada 31 siswa yang dapat MBG,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *