benuanta.co.id, TARAKAN– Selama bulan Ramadan, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Tarakan menyesuaikan kegiatan pembelajaran berdasarkan Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Tarakan.
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Tarakan, Abdul Rahman mengatakan, enam hari pertama, mulai Senin hingga Sabtu, sekolah menggelar kegiatan Pesantren Ramadan. Setelah itu, pembelajaran umum tetap berjalan namun diawali dengan kegiatan mengaji dan tadarus selama kurang lebih satu jam.
Siswa Muslim mengikuti kegiatan di aula, sementara siswa non-Muslim berada di kelas masing-masing. Setelah itu, pembelajaran berlangsung mulai pukul 09.00 hingga sekitar pukul 10.00 dengan durasi yang dikurangi.
“Hari Senin tanggal, kalau tidak salah tanggal 1, kita mulai dengan pembelajaran umum namun tetap diawali dengan kegiatan mengaji, tadarus. Jadi yang muslim di aula berkumpul kurang lebih satu jam, yang non-muslim di kelas masing-masing,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, jam sekolah selama Ramadan dimulai pukul 08.00 hingga sekitar waktu Dzuhur atau kurang lebih pukul 13.00 WITA. Setelah pembagian MBG, siswa diperbolehkan pulang.
“Jam 9 sampai kurang lebih sampai jam 10 itu kegiatan pembelajaran seperti biasa namun durasinya dikurangi menyesuaikan,” ungkapnya.
Dalam kondisi normal, siswa biasanya pulang pukul 14.00 WITA dan pegawai pukul 14.15 WITA. Selama Ramadan, jam masuk mundur satu jam dan jam pulang dimajukan satu jam.
“Terkhusus hari ini kita awali karena tadi padat kegiatan, kebetulan agenda diisi oleh syekh dari Yaman kemudian disambut dengan Pak Wali Kota mengisi kegiatan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Endah Agustina







