benuanta.co.id, BULUNGAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), resmi dihentikan sejak 27 Oktober 2025. Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh pihak penyelenggara kepada sekolah.
Saat dikonfirmasi Kepala SMAN 1 Tanjung Selor, Didik Sukanto, membenarkan sekolahnya sudah tidak lagi menerima layanan MBG sejak tanggal tersebut.
“Kalau untuk MBG di SMAN 1 Tanjung Selor sudah tidak menerima lagi terhitung sejak 27 Oktober 2025,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).
Didik menjelaskan, penghentian layanan itu disampaikan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) saat menyerahkan Surat Pemutusan Perjanjian Kerja Sama kepada pihak sekolah. Menurut keterangan BGN, kebijakan tersebut berkaitan dengan pengurangan jumlah penerima layanan dari SPPG YAAI yang berlokasi di Jalan Mangga II, Tanjung Selor.
“Disampaikan bahwa ada kebijakan pengurangan jumlah yang dilayani oleh SPPG dari 4.000 menjadi maksimal 3.000. Dan pilihan yang dikurangi itu dari SMAN 1 Tanjung Selor yang jumlah siswa 1.049,” jelasnya.
Sebelumnya, dengan jumlah siswa mencapai 1.049 orang, SMAN 1 Tanjung Selor menjadi salah satu sekolah penerima manfaat program MBG dari dapur SPPG YAAI.
Meski demikian, pihak sekolah masih menunggu kelanjutan program tersebut melalui dapur yang dikelola kepolisian.
“Untuk MBG selanjutnya sesuai penjelasan, SMAN 1 Tanjung Selor menunggu Dapur Polda Kaltara yang ada di Polresta Bulungan,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah BGN Bulungan, Andika Setiawan, membenarkan adanya penyesuaian jumlah penerima layanan MBG di wilayah Bulungan.
“Iya, betul sekali mbak,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Dengan adanya kebijakan tersebut, untuk sementara SMAN 1 Tanjung Selor tidak lagi menerima distribusi MBG dan masih menunggu skema layanan berikutnya melalui dapur yang disiapkan oleh kepolisian. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Ramli







