Pengangguran Kaltara Turun Tipis, Angkatan Kerja Bertambah 22 Ribu Orang

benuanta.co.id, BULUNGAN – Jumlah angkatan kerja di Kalimantan Utara (Kaltara) terus bertambah. Pada November 2025, total angkatan kerja tercatat sebanyak 418.417 orang, naik 22.614 orang dibandingkan Agustus 2025. Peningkatan ini turut diikuti penurunan tipis tingkat pengangguran terbuka.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara Mustaqim, mengatakan peningkatan jumlah angkatan kerja juga tercermin dari kenaikan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK).

“TPAK meningkat sebesar 3,70 persen poin dibandingkan Agustus 2025. Ini menunjukkan keterlibatan penduduk usia kerja dalam aktivitas ekonomi semakin tinggi,” kata Mustaqim, Sabtu (21/2/2026).

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Pastikan Pasokan BBM Aman Pasca Insiden Pesawat Kargo di Nunukan

Ia menjelaskan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada November 2025 tercatat sebesar 3,83 persen, turun 0,02 persen poin dibandingkan Agustus 2025.

Penurunan ini sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk yang bekerja. Hingga November 2025, jumlah penduduk bekerja mencapai 402.400 orang, meningkat 21.828 orang dibandingkan tiga bulan sebelumnya.

Menurut Mustaqim, sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar.

Baca Juga :  Negara Alokasikan Rp 3 Miliar untuk Pembangunan Setiap Unit Koperasi Merah Putih

“Lapangan pekerjaan yang mengalami penyerapan tenaga kerja terbesar adalah sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan dengan kontribusi sebesar 29,43 persen,” ujarnya.

Dari sisi status pekerjaan, komposisi pekerja formal kini sedikit lebih dominan. Penduduk yang bekerja di sektor formal tercatat sebanyak 211.372 orang atau 52,53 persen. Adapun pekerja sektor informal sebanyak 191.028 orang atau 47,47 persen.

Selain itu, kualitas pekerjaan juga menunjukkan perbaikan. Persentase setengah penganggur pada November 2025 turun 1,82 persen poin dibandingkan Agustus 2025. Sementara persentase pekerja paruh waktu juga menurun sebesar 3,58 persen poin.

Baca Juga :  Masuki Bulan Ramadan, 35 Lapak Ramaikan Bazar Ramadan Blok 3

Mustaqim menilai kondisi ini mengindikasikan perbaikan bertahap di pasar kerja Kaltara.

“Penurunan setengah penganggur dan pekerja paruh waktu menunjukkan kualitas penyerapan tenaga kerja yang semakin membaik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ike Julianti
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *