Pemprov Kaltara Resmi Integrasikan BRIN di Bappeda, Perkuat Pembangunan Berbasis Kajian

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara resmi mengintegrasikan fungsi Riset dan Inovasi ke dalam Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Kebijakan ini dilakukan melalui penyesuaian nomenklatur organisasi, termasuk penggabungan peran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ke dalam struktur Bappeda.

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang menegaskan, langkah tersebut diambil untuk memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data dan kajian ilmiah.

“Selama ini fungsi riset belum sepenuhnya terhubung dengan perencanaan. Sekarang kita satukan supaya kebijakan yang dibuat benar-benar berdasarkan kajian dan kebutuhan masyarakat,” ujar Zainal, Jumat (20/2/2026).

Baca Juga :  Prajurit Kodam VI/Mulawarman Evakuasi Korban Pesawat Jatuh Pelita Air di Krayan

Seiring perubahan itu, jajaran pimpinan Bappeda Provinsi Kalimantan Utara kembali dikukuhkan. Dalam struktur baru tersebut, terdapat satu jabatan khusus yang menangani Bidang Riset dan Inovasi.

Gubernur menyebutkan, integrasi ini merupakan bagian dari upaya menyesuaikan organisasi perangkat daerah dengan tantangan pembangunan ke depan.

“Kita ingin riset tidak hanya jadi laporan di meja, tapi langsung masuk ke dalam program dan kegiatan pemerintah daerah,” katanya.

Baca Juga :  Jenazah Pilot Pesawat Pelita Air, Captain Hendrick Diberangkatkan ke Kampung Halaman di Bogor

Menurutnya, pembangunan tanpa dasar data yang kuat berisiko tidak tepat sasaran dan kurang berkelanjutan. Karena itu, fungsi riset harus menjadi bagian dari proses perencanaan sejak awal. Meski demikian, kebijakan ini turut menuai perhatian publik, terutama terkait penambahan jabatan baru di tengah upaya efisiensi anggaran.

Menanggapi hal tersebut, Zainal Arifin menegaskan, perubahan ini bukan untuk menambah beban birokrasi. “Ini bukan soal menambah jabatan, tapi memperkuat fungsi. Kalau perencanaannya kuat, maka pelaksanaannya juga akan lebih efektif,” tegasnya.

Baca Juga :  Sempat Dikabarkan Selamat, Pilot Pesawat Jatuh di Krayan Timur Ditemukan Meninggal Dunia

Ia juga meminta jajaran Bappeda agar bekerja profesional dan adaptif terhadap perubahan struktur tersebut. Penggabungan fungsi riset ke dalam Bappeda dinilai membuka peluang lahirnya kebijakan yang lebih inovatif dan terukur. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia dan koordinasi antarbidang.

“Kalau SDM-nya siap dan sistemnya berjalan, saya yakin hasilnya akan dirasakan masyarakat,” pungkas gubernur.(*)

Reporter: Alvianita
Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *