benuanta.co.id, BULUNGAN – Kementerian Agama (Kemenag) Bulungan mengajak seluruh umat Muslim di Kabupaten Bulungan untuk menunaikan zakat fitrah dan fidyah melalui lembaga resmi yang telah ditetapkan.
Langkah ini dilakukan agar penyaluran zakat tepat sasaran dan memberi manfaat bagi masyarakat yang berhak menerima.
Kepala Kemeng Bulungan, H. Ramli mengatakan, zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu dan menjadi bagian dari penyempurna ibadah puasa Ramadan.
“Zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga wujud kepedulian dan solidaritas sosial. Selain membersihkan diri, zakat juga membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya. kamis, (19/2/2026)
Ia menjelaskan, zakat fitrah dapat ditunaikan dalam bentuk beras sebanyak 2,5 kilogram per jiwa, atau dalam bentuk uang yang disesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi masyarakat.
Berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan, besaran zakat fitrah dalam bentuk uang dibagi menjadi tiga kategori, yakni Rp 60 ribu per jiwa untuk kategori tertinggi, Rp 45 ribu per jiwa kategori menengah, dan Rp 35 ribu per jiwa kategori terendah.
Selain zakat fitrah, Kemenag Bulungan juga menetapkan besaran fidyah bagi umat Muslim yang tidak dapat menjalankan puasa dengan alasan tertentu sesuai syariat, yakni sebesar 1,2 kilogram beras per hari, atau dalam bentuk uang minimal Rp 17 ribu dan maksimal Rp 30 ribu per hari.
H. Ramli mengimbau masyarakat agar menyalurkan zakat fitrah dan fidyah melalui panitia zakat di masjid, musala, maupun lembaga amil zakat resmi agar pengelolaannya lebih tertib dan tepat sasaran.
“Kami mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi. Dengan demikian, distribusinya dapat dilakukan secara amanah dan benar-benar sampai kepada yang berhak,” jelasnya.
Ia berharap, melalui zakat fitrah dan fidyah, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat semakin meningkat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Semoga zakat yang ditunaikan membawa keberkahan bagi pemberi dan penerima, serta menyempurnakan ibadah Ramadan kita,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







