Disdik Nunukan: Proses Belajar Mengajar Selama Ramadan Tetap Berlangsung

benuanta.co.id, NUNUKAN – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan menegaskan kegiatan belajar-mengajar di sekolah tetap berlangsung, meski ada penyesuaian sesuai dengan Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri.

Hal ini disampaikan oleh Akhmad, S.IP., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Nunukan, terkait pertanyaan masyarakat tentang libur Ramadhan bagi anak-anak sekolah.

Menurut Akhmad, pada tanggal 18 hingga 21 Februari 2026, siswa akan melaksanakan pembelajaran secara mandiri di rumah.

“Murid belajar secara mandiri dirumah, namun guru tetap hadir di sekolah untuk menyelesaikan administrasi dan tugas lainnya, Guru memiliki status seperti PNS, sehingga kehadiran tetap wajib,” ujarnya, pada Kamis (19/02/26).

Baca Juga :  Pastikan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran, Damkar Nunukan Cek Apar di Kampung Nelayan 

Selanjutnya, mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026, kegiatan belajar kembali dilaksanakan di sekolah untuk seluruh jenjang pendidikan, termasuk SD, SMP, dan Madrasah.

Kegiatan ini disertai dengan aktivitas keagamaan, seperti Tadarus Al-Quran, Salat Dhuha, kajian keislaman, serta kegiatan lain yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Sedangkan, jam belajar diatur mulai pukul 08.00–11.30 WIB pada hari Senin–Kamis, dan 08.00–11.00 WIB pada hari Jumat.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Nunukan Susun Target Luas Tambah Tanam 

Mendekati Hari Raya Idul Fitri, siswa dan guru akan menikmati libur bersama pada tanggal 16–20 Maret, serta 23–27 Maret 2026.

“Libur ini berlaku untuk semua sekolah, termasuk TK dan PAUD,” jelas Akhmad.

Terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan, Akhmad menekankan bahwa kebijakan tetap mengikuti Badan Gizi Nasional, sebab sekolah dan Dinas Pendidikan hanya sebagai pelaksana penerima manfaat.

“Selama Ramadan, MBG tetap diberikan, namun dalam bentuk kue takjil atau kue kering yang bisa dibawa pulang, bukan nasi siap saji, hal ini agar siswa yang berpuasa tetap nyaman, sementara yang tidak berpuasa tidak tergoda,” ujarnya.

Baca Juga :  PMI Nunukan Harapkan Hadirnya Relawan Tanggung dan Berintegritas

Dengan pengaturan ini, Dinas Pendidikan Nunukan memastikan bahwa pembelajaran di bulan Ramadan tetap berjalan dengan lancar, sambil menjaga keseimbangan antara pendidikan akademik dan kegiatan keagamaan, serta mempersiapkan siswa menyambut libur Idul Fitri dengan tertib. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *