benuanta.co.id, TARAKAN – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Tarakan mencapai puncaknya pada malam pergantian tahun. Umat Tionghoa tampak memadati Kelenteng Toa Pek Kong sejak pagi hingga malam hari.
Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Kota Tarakan sekaligus pengurus Kelenteng Toa Pek Kong, Ayi Dianto mengatakan, persiapan perayaan sudah mencapai 100 persen.
“Malam ini puncaknya menyambut Tahun Baru Imlek 2026. Sejak pagi jam 5 umat sudah berdatangan,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Rangkaian ibadah dimulai dengan persembahan sesaji hingga pukul 16.00 Wita, kemudian dilanjutkan doa bersama mulai pukul 17.00 Wita hingga detik-detik pergantian tahun pada pukul 24.00 Wita. Tahun Baru Imlek 2026 sendiri jatuh pada 17 Februari 2026 dalam penanggalan Kongzili.
Pihaknya juga menyiapkan 40 pasang lilin besar, namun hanya 32 pasang telah terjual karena banyak keluarga yang mudik keluar kota. Kendati demikian, antusiasme tahun ini dinilai lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya.
Ayi menjelaskan, tema perayaan Imlek tahun ini menekankan pentingnya pemerataan ekonomi sebagai upaya menekan angka kemiskinan. “Kalau ada pemerataan, kemiskinan itu tidak akan ada,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Endah Agustina







