benuanta.co.id, NUNUKAN – Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Nunukan, Saddam Hussein, secara resmi menutup seluruh rangkaian Pendidikan dan Latihan Dasar (Diksar) Relawan PMI tahun 2026.
Penutupan berlangsung penuh khidmat dan dihadiri jajaran pengurus, kepala markas, relawan, serta para senior PMI yang selama ini aktif mendampingi kegiatan kemanusiaan di Kabupaten Nunukan.
Saddam Husein menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh pengurus PMI Kabupaten Nunukan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Markas, Hardiansyah, serta Wakil Kepala Markas Ashar Azis yang dinilai telah berkontribusi besar dalam menyukseskan seluruh rangkaian Diksar 2026.
“Terima kasih sudah berbuat banyak untuk PMI. Dedikasi dan kerja keras bapak-ibu semua menjadi kekuatan utama organisasi ini,” ujar Sadam, pada Senin (17/02/26).
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para senior dan pendamping, termasuk Kak Tari dan Kak Pendo, yang dinilai memiliki komitmen luar biasa terhadap PMI hingga hari ini.
Menurutnya, keteladanan para senior tersebut patut menjadi contoh bagi seluruh relawan, khususnya generasi muda yang baru bergabung.
Saddam berharap para relawan baru benar-benar mampu mengaplikasikan ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang telah diperoleh selama Diksar.
Ia menekankan pentingnya menerapkan materi dari para senior dan pemateri di lapangan, terutama dalam menghadapi berbagai situasi darurat dan aksi kemanusiaan ke depan.
“Bangsa Indonesia bahkan dunia sedang dan akan terus menghadapi berbagai cobaan, baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan. Karena itu dibutuhkan komitmen, kepedulian, serta keterampilan untuk saling menolong dan membantu sesama,” tegasnya.
Ditutupnya Diksar 2026, PMI Kabupaten Nunukan diharapkan semakin siap menghadirkan relawan-relawan tangguh dan berintegritas dalam setiap misi kemanusiaan. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







