benuanta.co.id, TARAKAN – Pawai obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah kembali digelar di Kelurahan Sebengkok, Kota Tarakan, Senin (16/2/2026) malam. Kegiatan yang telah memasuki pelaksanaan kelima kalinya ini berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan menjadi agenda rutin tahunan warga setempat.
Ketua panitia sekaligus Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kelurahan Sebengkok, Fathan Bamadhy, menjelaskan bahwa pawai obor memiliki makna simbolis sebagai lambang pencerahan dan penguatan spiritual masyarakat dalam menyambut bulan suci. Ia menuturkan kegiatan ini tidak hanya menjadi tradisi keagamaan, tetapi juga memperkuat nilai budaya dan kebersamaan masyarakat.
“Obor adalah simbol yang melambangkan pencerahan, pengetahuan, petunjuk dalam kegelapan, serta penguat cahaya spiritual diri dan budaya lokal nasionalisme yang biasa dibarengi shalawat dan musik rebana atau qasidah,” ungkapnya, Selasa (17/2/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Kehadiran Wali Kota Tarakan bersama istri, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), lurah, camat, serta tokoh agama setempat menambah semarak pelaksanaan acara. Fathan menyebut kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat.
“Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Tarakan beserta ibu wali kota, Ketua FKUB, lurah, camat, dan para tokoh agama setempat,” paparnya.
Jumlah peserta pawai obor tahun ini mencapai sekitar 51 kelompok dengan jumlah anggota yang bervariasi di setiap kelompok. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar SD, SMP, SMK, majelis taklim, komunitas, hingga masyarakat umum. Fathan mengatakan tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan antusiasme yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Total peserta sekitar 51 kelompok, dengan jumlah anggota berbeda-beda, ada yang 50 orang dan ada juga yang sekitar 30 orang,” jelasnya.
Selain pawai obor, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan berbagai pertunjukan hiburan yang menarik perhatian masyarakat. Penampilan marching band serta grup gambus zafin Latahzanpro turut menghibur pengunjung di panggung utama. Fathan mengatakan hiburan tersebut menjadi bagian penting dalam memeriahkan suasana menyambut Ramadhan.
“Acara dimeriahkan marching band dan grup gambus zafin Latahzanpro yang menghibur masyarakat di panggung utama,” katanya.
Ia membeberkan, kegiatan tahun ini merupakan penyelenggaraan kelima yang dikenal dengan sebutan Pawai Obor Ramadhan 1447 H Jilid 5. Menurutnya, konsistensi pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan.
“Ini merupakan kegiatan yang ke-5 kali yang kami sebut Pawai Obor Ramadhan 1447 H Jilid 5,” bebernya.
Fathan juga menjelaskan gagasan awal kegiatan pawai obor ini lahir dari kebersamaan panitia yang tergabung dalam kelompok bernama Lorong Mutiara. Dari pertemuan sederhana warga, kegiatan tersebut akhirnya berkembang menjadi agenda besar tahunan.
“Semua panitia yang kami namakan Lorong Mutiara berawal dari diskusi dan kebersamaan hingga jadilah acara pawai obor ini dari jilid 1 sampai jilid 5,” ucapnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung yang hadir menyaksikan rangkaian acara. Tidak hanya warga Sebengkok, masyarakat dari berbagai wilayah di Tarakan juga turut memadati lokasi kegiatan. Berbagai rangkaian acara seperti pembagian doorprize hingga pertunjukan kembang api menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
“Acara ini diikuti sangat antusias oleh warga, bukan hanya dari Sebengkok tetapi juga seluruh Tarakan,” imbuhnya.
Ke depan, panitia berharap kegiatan pawai obor dapat terus dilaksanakan dengan lebih meriah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Fathan mengungkapkan harapan agar seluruh pihak diberikan kesehatan sehingga tradisi ini dapat terus berlanjut. “Harapan kami semoga semua diberikan sehat walafiat dan panjang umur agar bisa melaksanakan pawai obor di tahun depan, dan insyaallah hadiah doorprize akan kami tambah lebih banyak lagi,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







