benuanta.co.id, BULUNGAN – Kondisi minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Tanjung Selor–Tanjung Palas kembali menjadi sorotan warga. Kurangnya lampu jalan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.
Heri, warga yang rutin melintasi jalur tersebut untuk bekerja, mengaku sering merasa waswas saat melintas karena jarak pandang terbatas.
“Saya hampir setiap hari lewat jalan ini karena kerja. Kalau pulang malam, kondisinya gelap dan kurang nyaman,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap penerangan di jalur tersebut demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Menanggapi keluhan itu, Pelaksana Tugas Kepala DPRKPP Bulungan, Adriani, mengatakan pada tahun 2026 pihaknya belum menganggarkan penambahan PJU baru. Fokus anggaran masih diarahkan pada pemeliharaan lampu yang telah terpasang.
“Tahun ini kami hanya melakukan perawatan PJU. Belum ada program penambahan baru karena anggaran difokuskan ke pemeliharaan,” jelasnya, Selasa (17/2/2026).
Namun, Adriani menyebutkan rencana penambahan tetap ada untuk jalur menuju Salimbatu, yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara.
“Untuk Tanjung Palas ke Salimbatu, itu kerja sama dengan PLN. Tapi masih menunggu kesiapan suplai listrik,” katanya.
Menurutnya, secara umum kondisi PJU di wilayah Kabupaten Bulungan masih dalam kategori cukup. Oleh sebab itu, pemerintah daerah memprioritaskan agar lampu yang sudah ada tetap berfungsi optimal.
Ia menambahkan, pemasangan baru pada tahun ini hanya dilakukan secara terbatas, yakni di sekitar wilayah Salimbatu.
“Pemasangan tahun ini tidak banyak, hanya sekitar 33 titik dari arah jembatan menuju jembatan tengah,” ungkap Adriani.
Dengan kondisi tersebut, DPRKPP mengimbau masyarakat untuk bersabar. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga kondisi PJU yang ada sambil menunggu realisasi program penambahan pada tahun anggaran berikutnya.
“Kami tetap berupaya agar lampu yang sudah terpasang bisa berfungsi maksimal demi kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







