benuanta.co.id, TARAKAN – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai mempersiapkan diri bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2031 mendatang.
Ketua DPW PKB Kaltara, Herman, menyebut sebagian besar Kabupaten dan Kota bahkan untuk provinsi berada dalam posisi ‘zero-zero’ atau terbuka untuk kontestasi, kecuali Kabupaten Nunukan yang masih memiliki kepala daerah periode pertama.
Menurutnya, momentum penguatan legislatif pada Pemilu 2029 akan menjadi fondasi menuju pertarungan eksekutif dua tahun setelahnya. Ia bahkan menyatakan diri siap untuk kembali bertarung di Pilkada nanti.
“Kalau ditanya siap atau tidak masuk gelanggang kembali, saya siap jika diamanatkan dan ditugaskan partai,” tegasnya, Sabtu (14/2/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan regulasi, Pemilu legislatif dan Pilkada berada dalam rezim undang-undang berbeda, sehingga pemilihan legislatif pada tahun 2029 sedangkan Pilkada diperkirakan berlangsung pada 2031.
Ia membeberkan, PKB Kaltara memiliki sejumlah kader potensial yang dinilai siap bertarung di level eksekutif, khususnya di Kota Tarakan yang disebut sebagai basis suara kuat partai.
Pada Pilkada sebelumnya, PKB pernah hampir memenangkan kontestasi dengan selisih sekitar dua ribu suara. Hal itu menjadi catatan penting untuk konsolidasi ke depan.
“Insyaallah kader-kader kita siap. Banyak yang masih muda dan punya basis suara,” ujarnya.
Strategi partai, lanjutnya, akan dilakukan bertahap. Dengan memperkuat kursi legislatif pada 2029, lalu memetakan figur terbaik untuk 2031.
Dengan konsolidasi struktur dan penguatan kaderisasi, PKB Kaltara dengan tegas tidak hanya menargetkan kemenangan di parlemen, tetapi juga siap menjadi pemain utama dalam kontestasi kepala daerah mendatang. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Yogi Wibawa







