benuanta.co.id, NUNUKAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan mengingatkan PT PLN agar menjaga pasokan listrik tetap stabil selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Sekretaris Komisi I DPRD Nunukan, Muhammad Mansur, menyampaikan pasokan listrik yang stabil sangat dibutuhkan masyarakat. Mengingat kebutuhan listrik meningkat saat Ramadan, terutama pada malam hari ketika masyarakat menjalankan salat tarawih, tadarus, hingga menyiapkan santap sahur.
“Kami meminta PLN memastikan tidak ada lagi gangguan listrik selama Ramadan, jangan sampai byarpet atau pemadaman bergilir kembali terjadi saat masyarakat sedang beribadah,” tegas Mansur pada Senin, (16/2/2026).
Menurutnya, PLN perlu memastikan seluruh pembangkit dan jaringan distribusi berada dalam kondisi siap operasi, dan dilakukan pemeriksaan rutin serta antisipasi gangguan teknis harus dilakukan lebih awal agar suplai daya tetap terjaga.
“Kalau memang ada kendala teknis, sampaikan kepada masyarakat, jangan sampai listrik padam tanpa pemberitahuan yang jelas,” ujarnya.
Mansur menilai listrik merupakan kebutuhan dasar yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, selain rumah tangga, pasokan listrik juga menopang aktivitas pelaku usaha kecil, termasuk pedagang kuliner yang ramai berjualan saat Ramadhan.
“Ramadan bukan hanya soal ibadah, tetapi juga perputaran ekonomi warga, kalau listrik sering padam, tentu banyak pihak yang dirugikan,” ucapnya.
Karena itu, Mansur berharap pasokan listrik selama Ramadan berlangsung tanpa gangguan sehingga ibadah dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan lancar. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Yogi Wibawa







