Baznas Tarakan Siapkan 20 Outlet Pembayaran Zakat

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tarakan memastikan layanan penghimpunan zakat Ramadan tahun ini tetap berjalan melalui outlet-outlet yang tersebar di sejumlah poros jalan utama Kota Tarakan.

Kepala Pelaksana Baznas Tarakan, H. Syamsi Sarman mengatakan, jumlah titik layanan tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya, yaitu 20 outlet. Hal tersebut disesuaikan dengan kapasitas meja pelayanan yang dimiliki.

“Sementara sama saja, karena kapasitas meja kami terbatas. Jadi kalaupun kami tambah baru yang di GTM, itu ada yang kami kurangi,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Outlet yang ditiadakan yakni di Bandara Juwata. Namun, akan kembali dibuka mendekati arus mudik Lebaran, sekitar H-7 lebaran.

Baca Juga :  FPI Tarakan Dukung Kamtibmas Selama Ramadan, Akan Patroli Keliling

Ia mengatakan, outlet zakat tersebar hampir di seluruh poros jalan, di antaranya Jalan Sudirman, Mulawarman, dan Yos Sudarso. Titik-titik tersebut masih sama seperti tahun lalu karena setiap lokasi harus melalui proses perizinan.

“Untuk mengambil titik itu kami minta izin sama tempat-tempat yang kami tumpangi. Jadi tiap tahun tempat itu kami hubungi lagi, insyaallah yang itu-itu saja,” ungkapnya.

Dari sisi personel, tahun ini Baznas Tarakan menambah 20 relawan yang akan bertugas selama satu bulan penuh Ramadan. Dengan tambahan tersebut, total personel outlet menjadi 40 orang, terdiri dari 20 pegawai Baznas dan 20 relawan.

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah

Sementara untuk metode pembayaran di outlet, Baznas menyediakan layanan tunai (cash) lengkap dengan kuitansi resmi. Selain itu, setiap meja telah dilengkapi QRIS untuk transaksi non-tunai.

Terkait besaran zakat, penetapan dilakukan melalui rapat bersama pihak Kementerian Agama, Pemerintah Kota, dan Baznas.

Pada tahun ini, Baznas menargetkan uang zakat yang terkumpul senilai Rp3,5 miliar. Angka tersebut naik tipis dari tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp3,2 hingga Rp3,3 miliar.

Kenaikan target tidak signifikan karena pertimbangan bertambahnya LAZ-LAZ yang aktif menghimpun zakat, serta masih adanya masjid-masjid yang mengelola zakat secara mandiri. Baznas Tarakan sendiri mengandalkan penghimpunan dari sekretariat, outlet-outlet resmi, serta pemotongan gaji ASN.

Baca Juga :  Dapur SPPG Polres Tarakan Diresmikan, Target Produksi Bertahap Hingga 2.000 Porsi

Di sisi penyaluran, jumlah mustahik yang terdata meningkat dari 10.500 orang tahun lalu menjadi sekitar 11.000 orang tahun ini, meski masih dalam tahap penyortiran.

Untuk distribusi, Baznas telah mengajukan permintaan ribuan beras ke Bulog. Penyaluran direncanakan lebih awal, bahkan sebelum H-7 Lebaran, sambil menunggu setoran zakat dari masjid-masjid.

“Kami akan drop beras lebih awal untuk mustahik sambil menunggu setoran dari masjid-masjid,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina 

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *