Penumpang Speedboat di Kaltara Naik 18,54 Persen pada Desember 2025

benuanta.co.id, BULUNGAN – Perkembangan angkutan sungai dan penyeberangan di Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan tren positif pada akhir 2025. Jumlah penumpang speedboat yang berangkat maupun datang pada Desember 2025 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, Mustaqim, mengatakan berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, jumlah penumpang speedboat pada Desember 2025 tercatat sebanyak 99.368 orang. Angka tersebut meningkat 18,54 persen dibandingkan November 2025 yang berjumlah 83.825 orang.

“Transportasi sungai dan penyeberangan masih menjadi urat nadi mobilitas masyarakat di Kaltara, terutama untuk menjangkau wilayah yang belum sepenuhnya terhubung melalui jalur darat maupun udara,” ujar Mustaqim, Sabtu (15/2/2026).

Baca Juga :  Imlek 2577 Masuki Tahun Kuda Api, Simbol Kerja Keras dan Keberanian

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang berangkat terjadi hampir di seluruh pelabuhan utama. Pelabuhan Bulungan mencatat kenaikan tertinggi sebesar 26,78 persen, dari 23.941 orang pada November menjadi 30.353 orang pada Desember 2025.

Sementara itu, Pelabuhan Tengkayau Tarakan mencatat kenaikan 15,05 persen menjadi 48.177 orang. Kenaikan juga terjadi di Pelabuhan Tana Tidung sebesar 25,41 persen, Malinau 18,11 persen, serta Pelabuhan Liem Hie Djung Nunukan sebesar 11,14 persen.

Baca Juga :  Kelenteng Ta Pek Kong Tanjung Selor Bersolek Sambut Imlek 2577

Namun secara kumulatif, jumlah penumpang speedboat sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat sebanyak 959.068 orang atau turun 2,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 987.772 orang.

Hal serupa juga terjadi pada jumlah penumpang datang. Pada Desember 2025, jumlah penumpang yang tiba melalui pelabuhan speedboat di Kaltara mencapai 99.368 orang atau naik 18,54 persen dibandingkan November 2025. Peningkatan tertinggi tercatat di Pelabuhan Tengkayau Tarakan sebesar 22,03 persen dan Malinau sebesar 19,60 persen.

Baca Juga :  Pelabuhan Kelubir Disiapkan, Bulungan Ingin Percepat Arus Logistik ke Tarakan

Meski demikian, secara kumulatif jumlah penumpang datang sepanjang 2025 juga mengalami penurunan sebesar 2,91 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Mustaqim menilai, fluktuasi jumlah penumpang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi cuaca, aktivitas ekonomi, hingga pola mobilitas masyarakat antarwilayah.

“Meski secara tahunan terjadi penurunan, lonjakan pada Desember menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang akhir tahun. Ini menegaskan peran strategis angkutan sungai dan penyeberangan bagi Kaltara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *