Apresiasi itu disampaikan Presiden Prabowo saat peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat.
“Saya hari ini sungguh-sungguh merasa bahagia, saya merasa gembira, saya merasa puas hati, karena saya melihat salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah mengambil inisiatif, mungkin di suatu bidang yang seolah-olah tidak merupakan tugas pokoknya. Tetapi pimpinan Kepolisian Negara telah menangkap masalah yang krusial bagi keselamatan suatu bangsa,” kata Prabowo.
Menurut Presiden, kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah menunjukkan pemahaman yang lebih luas tentang keamanan dan ketertiban masyarakat, yang berkaitan erat dengan rasa aman, kebahagiaan, dan harapan rakyat.
Prabowo pun menyampaikan penghargaan kepada Kapolri beserta jajaran atas langkah yang diambil. Kepala Negara menilai pendekatan kepemimpinan tersebut sejalan dengan pandangan bahwa keamanan yang sesungguhnya terwujud ketika masyarakat terbebas dari ancaman mendasar, termasuk persoalan pangan.
“Tugas pokok, ya memimpin kepolisian sebagai penegak hukum, sebagai pelaku utama menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, iya. Tetapi paham yang lebih besar adalah keamanan, ketertiban masyarakat yang sesungguhnya adalah manakala masyarakat, rakyat, merasa aman, merasa bahagia, merasa punya harapan,” ujar Prabowo.
“Dan manusia di mana pun, apa pun agamanya, apa pun rasnya, apa pun kelompok etnisnya, manusia mana pun, seorang bapak dan seorang ibu yang utama pemikirannya, yang utama perhatiannya adalah keamanan dan kesejahteraan keluarganya, anak-anaknya. Dan keamanan yang pertama adalah aman dari lapar,” katanya.
Lebih lanjut, Kepala Negara memandang program Makan Bergizi Gratis merupakan kebutuhan mayoritas masyarakat dan telah diterapkan di banyak negara, termasuk negara maju dan demokratis. Program tersebut dinilai penting untuk menjamin kesejahteraan keluarga, terutama bagi kalangan tidak berada.
“Terima kasih pimpinan Polri. Terima kasih atas prestasimu, pengabdianmu. Teruskan ini. Semakin saudara dekat sama rakyat, semakin rakyat cinta sama saudara, semakin negara kita aman, tertib, dan kuat,” kata Presiden.
Diketahui, saat ini Polri telah memiliki 1.179 SPPG di berbagai daerah Indonesia. Ribuan SPPG tersebut terdiri dari 411 SPPG yang telah beroperasi, 162 SPPG persiapan operasional, 499 SPPG dalam tahap pembangunan yang akan selesai pada bulan Maret 2026, dan 107 SPPG dalam tahap groundbreaking.
Sejumlah menteri dan kepala lembaga hadir dalam acara ini, di antaranya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, hingga Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar.
Sumber : Antara







