Kurangi Jumlah Kebakaran di Nunukan lewat Sosialisasi Rutin Damkar

benunata.co.id, NUNUKAN – Menurunnya jumlah kebakaran di Kabupaten Nunukan 2025, jika dibandingkan dengan lima tahun terakhir menunjukkan bahwa peran penyuluhan pencegahan kebakaran sangat penting.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melalui Bidang Pencegahan secara intens melakukan penyuluhan  dan sosialisasi pencegahan kebakaran di berbagai tempat, seperti instansi vertikal, kantor bank, perusahaan swasta, kantor OPD, rumah sakit, Puskesmas  dan sekolah.

Baca Juga :  60 Pelajar di Nunukan Ikuti Pelatihan Penanggulangan Bencana

Selain itu, Bidang Pencegahan juga menerima kunjungan belajar di Mako Utama Pemadam Kebakaran yang didominasi pelajar TK dan SD.

Kepala Bidang Pencegahan, Budi Haryanto, mencatat sepanjang 2025, sebanyak 2220 orang  di Nunukan telah mengikuti secara langsung kegiatan penyuluhan pencegahan kebakaran.

“Belum lagi ditambah penyuluhan yang dilakukan oleh personel pemadam kebakaran yang berada di kecamatan,” katanya pada Rabu (11/2/2026).

Baca Juga :  Sempat Tertunda Akibat Cuaca Ekstrem, Pekerjaan Jalan di Krayan Timur Kembali Berlanjut

Menurutnya, Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan itu memiliki peran vital dalam penyuluhan dan pencegahan kebakaran.

“Jadi, bukan hanya sebatas melakukan memadamkan api, damkar juga melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran dan cara pencegahannya,” ujarnya.

Selain Itu, damkar juga melakukan pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan dan pelatihan Barisan Relawan Kebakaran (Balakar) dan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).

Budi menjelaskan bahwa, Balakar dan Redkar ini bertindak sebagai sukarelawan yang membantu mempercepat respons terhadap kebakaran terutama di area padat penduduk yang sulit dijangkau, salah satu fungsinya adalah melakukan pemadam tingkat pertama sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.

Baca Juga :  Irwan Sabri Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Hulu

“Melalui redkar, diharapkan masyarakat berperan aktif dalam memperkuat ketahanan lingkungan dari ancaman kebakaran.” pungkasnya. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *