benuanta.co.id, NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Brigade Pangan (BP) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025.
Penyerahan tersebut dilakukan usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kewilayahan Krayan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Krayan, pada Rabu (11/2/2026).
Bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian, disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKKP) Kabupaten Nunukan itu berjumlah 14 unit alsintan.
Bantuan tersebut kemudian diserahkan secara simbolis kepada para camat se-Krayan untuk dimanfaatkan oleh para petani di wilayah masing-masing.
Adapun rinciannya, Kecamatan Krayan Selatan menerima dua unit, Kecamatan Krayan Barat enam unit, Kecamatan Krayan empat unit, Kecamatan Krayan Timur satu unit, dan Kecamatan Krayan Tengah satu unit.
Wakil Bupati Hermanus berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan produksi pertanian di wilayah perbatasan tersebut.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian kepada petani di Krayan, kami berharap alsintan ini benar-benar digunakan dan dirawat dengan baik agar mampu meningkatkan hasil pertanian serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Hermanus.
Camat Krayan Tengah, Marjuni, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah. Ia mengakui bahwa wilayah Krayan Tengah memiliki bentang alam yang luas dengan kondisi geografis yang cukup menantang, sehingga dukungan sarana dan prasarana pertanian sangat dibutuhkan.
“Kami mendapatkan bantuan satu unit alsintan, kami sangat berterima kasih atas bantuan ini, harapannya ke depan bisa ditambah lagi, mengingat luasnya wilayah dan kondisi geografis petani di Krayan Tengah,” ujarnya.
Ia berharap, semoga bantuan ini bisa membantu meningkatkan hasil pertanian masyarakat. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan para petani di wilayah Krayan semakin terbantu dalam mengolah lahan dan meningkatkan produktivitas, sehingga ketahanan pangan daerah dapat terus terjaga dan berkembang. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Yogi Wibawa







