Sempat Tertunda Akibat Cuaca Ekstrem, Pekerjaan Jalan di Krayan Timur Kembali Berlanjut

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah pusat terus berupaya menjaga konektivitas dan kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan. Salah satunya melalui kelanjutan pekerjaan pemeliharaan ruas jalan Kampung Baru–Long Umung di Kecamatan Krayan Timur yang saat ini kembali dilaksanakan setelah sempat tertunda akibat cuaca ekstrem pada akhir tahun lalu.

Camat Krayan Timur, Lintoni, menyampaikan bahwa kegiatan yang sedang berjalan merupakan bagian dari program pemeliharaan jalan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025.

Pekerjaan tersebut tidak dapat diselesaikan pada akhir tahun karena tingginya curah hujan dan banjir yang melanda wilayah Krayan Timur, sehingga pelaksanaannya dilanjutkan pada tahun ini.

“Pemeliharaan jalan ini merupakan kelanjutan kontrak akhir tahun, karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, pekerjaan dilanjutkan kembali dan saat ini sudah mencapai Pa’Putuk jalan Kampung Baru menuju Pa Kabuan, serta akan diteruskan hingga Jalan Kampung Rell menuju Long Umung,” ujar Lintoni, Senin (9/2/2026).

Baca Juga :  RS Pratama Sebatik Optimis Naik Status Jadi Rumah Sakit Tipe D

Ia menjelaskan, kegiatan ini bersifat pemeliharaan, sehingga perbaikan difokuskan pada titik-titik tertentu yang mengalami kerusakan berat dan selama ini kerap menghambat arus kendaraan.

Dengan perbaikan tersebut, diharapkan akses transportasi masyarakat dapat tetap terjaga, khususnya bagi warga yang beraktivitas sehari-hari dan layanan sosial dasar.

Lintoni juga menegaskan, pihak kecamatan bersama instansi terkait terus melakukan pengawasan demi menjaga keselamatan masyarakat, terutama pada infrastruktur jembatan yang kondisinya menurun.

Baca Juga :  Perkuat Pasokan Gula Lokal, DKUKMPP Nunukan Kunjungi Pabrik Gula di Pati Jawa Tengah

“Kami mengutamakan keselamatan warga, untuk sementara, kendaraan bermuatan berat kami arahkan menggunakan jalur alternatif Pa’Betung agar jembatan utama tetap aman dilalui masyarakat, terutama anak sekolah dan warga yang membutuhkan layanan kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Lapangan CV Setia Mega Konstruksi, Along, menjelaskan pekerjaan pemeliharaan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Utara (Kaltara).

“Kontrak pekerjaan dimulai pada November 2025 dengan masa kerja 59 hari. Namun karena hujan dan banjir, pekerjaan tidak dapat diselesaikan sepenuhnya dan dilanjutkan pada tahun ini,” ungkapnya.

Menurut Along, fokus pekerjaan adalah menjaga fungsionalitas jalan melalui perbaikan di titik-titik kritis, seperti penimbunan badan jalan dan normalisasi saluran air.

Baca Juga :  Musrenbang Kewilayahan di Tulin Onsoi, Wabup Hermanus Tekankan Usulan Murni Kebutuhan Masyarakat

“Pekerjaan dilakukan secara spot di ruas Long Umung–Long Bawan, tujuannya agar mobilitas masyarakat tetap lancar dan aman,” katanya.

Ia menambahkan, meskipun pekerjaan ini merupakan pemeliharaan jalan, pihak pelaksana juga turut membantu penanganan darurat pada jembatan yang terdampak bencana demi keselamatan pengguna jalan.

Pekerjaan ditargetkan segera rampung hingga titik akhir di Jalan Kampung Rell menuju Long Umung, dalam beberapa hari ke depan.

“Kami terus bergerak dan dalam dua atau tiga hari ini, kami akan selesai di titik akhir,” tutupnya. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *