IOH dan Nokia Edukasi Mahasiswa Kaltara tentang Literasi Digital dan AI

benuanta.co.id, TARAKAN – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berkolaborasi dengan Nokia dan Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaksanakan Capacity Building dengan memberikan pemahaman tentang literasi digital dan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan kepada mahasiswa di Universitas Borneo Tarakan (UBT), di Aula Lantai 4 Rektorat UBT, Selasa (10/2/2026).

Program pengembangan keterampilan digital melalui Inisiatif Generasi Terkoneksi (GENsI) ini mengundang 150 mahasiswa UBT yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi berbagai jurusan. Narasumber yang dihadirkan merupakan expert atau ahli di bidang AI.

Baca Juga :  Ekonomi Kaltara 2025 Tumbuh 4,56 Persen, Sektor Produktif Perlu Penguatan

SPV Head of Region Kalimantan Indosar Ooredoo Hutchison, Sugiyanto, menuturkan program ini diharapkan meningkatkan kapabiliti literasi digital dan AI ke masyarakat lokal, khususnya ke generasi muda.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya IOH dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, terutama di wilayah perbatasan.

Tarakan memiliki peran penting dalam strategi pengembangan perusahaan. Menurutnya, kota ini menjadi salah satu pilar dalam mewujudkan kontribusi Indosat yang merata di luar Pulau Jawa.

“Kami ingin memperlengkapi mobilitas generasi muda di berbagai daerah, termasuk di wilayah perbatasan seperti Tarakan ini. Program GENsI adalah usaha kita bersama untuk mempersiapkan talenta digital yang melek teknologi AI sebagai pondasi meningkatkan ekonomi di era digital,” ucap Sugiyanto.

Baca Juga :  Mendag Sebut Belum Ada Rencana Naikkan HET Minyakita

Melalui program GENsI, Indosat Ooredoo Hutchison menargetkan sekitar 10.000 peserta di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2026. Pembinaan peserta tidak hanya dilakukan secara langsung di kampus, tetapi juga berlanjut melalui platform pembelajaran daring.

“Setelah pembekalan dasar, peserta akan mengikuti kelas online untuk memperdalam pemanfaatan AI, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia profesional,” jelasnya.

Baca Juga :  Kejar Target Rp6 Miliar, Bapenda Kaltara Perkuat Pendataan Alat Berat

“Visi kami adalah Empowering Indonesia. Artinya, Indosat berkontribusi untuk seluruh masyarakat Indonesia, bahkan hingga ke wilayah perbatasan Malaysia. Kami ingin memastikan anak-anak muda di sini siap menjadi pemimpin masa depan yang kompetitif secara global,” ucapnya.

Kota Tarakan menjadi daerah kedua setelah Palembang dalam kegiatan yang sama yakni pengembangan literasi digital dan AI. Indosat Ooredoo Hutchison berharap kerja sama ini dapat berkelanjutan dan kali ini telah berkontribusi memberikan literasi digital dan AI di wilayah perbatasan. (*) 

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *