benuanta.co.id, BULUNGAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tetap berjalan selama bulan puasa Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hanya saja, menu yang disajikan kepada peserta didik akan mengalami penyesuaian.
Kepastian itu disampaikan Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, Arinda Susanti. Menurut dia, meski pelaksanaan ibadah puasa tinggal menghitung hari, program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak dihentikan.
“Untuk program MBG, kebijakan sebenarnya bukan berada di Disdikbud. Namun berdasarkan informasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) Kaltara, pelaksanaannya tetap berjalan selama Ramadan,” katanya, Senin (9/2/2026).
Selama bulan puasa, menu MBG tidak lagi berupa makanan berat seperti nasi, sayur, dan lauk pauk. Sebagai gantinya, siswa akan menerima makanan kering berupa susu, roti, telur, dan kurma.
“Menu tersebut diberikan agar anak-anak yang berpuasa bisa membawanya pulang dan dikonsumsi saat berbuka,” ujar Arinda.
Ia menambahkan, meski terdapat hari libur sekolah di awal Ramadan maupun menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, hak siswa penerima MBG tetap dipenuhi. Pemberian makanan kemungkinan akan dirapel dan disalurkan ketika siswa kembali masuk sekolah.
Disdikbud Kaltara, kata Arinda, berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan program pemerintah pusat agar berjalan sesuai dengan ketentuan dan arahan yang telah ditetapkan.
Seperti diketahui, Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 18 Februari 2026. Sementara itu, pemerintah baru akan menetapkan awal Ramadan setelah sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Februari 2026. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Yogi Wibawa







