Kuota Haji Nunukan Tahun Ini Meningkat 100 Persen

benuanta.co.id, NUNUKAN – Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Nunukan mengalami peningkatan signifikan pada musim haji tahun 2026. Jika pada tahun-tahun sebelumnya kuota jemaah haji berkisar sekitar 100 orang, tahun ini meningkat hampir seratus persen menjadi 223 orang.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Nunukan, H. Muhammad Amin membenarkan kenaikan jumlah kuota haji tahun 2026.

“Tahun ini memang benar ada kenaikan hampir seratus persen dari tahun sebelumnya, rinciannya, jamaah dari wilayah Kecamatan Nunukan dan Kecamatan Wilayah Empat berjumlah 138 orang, sementara jamaah dari Kecamatan Pulau Sebatik sebanyak 85 orang,” ungkap Muhammad Amin, Ahad (8/2/2026).

Menurutnya, ibadah haji bukan hanya merupakan perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan spiritual yang memerlukan kesiapan lahir dan batin. Oleh karena itu, kegiatan manasik haji dinilai sangat penting untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai tata cara, makna, dan hikmah ibadah haji.

Baca Juga :  Kunjungi Warga Lumbis Hulu, Bupati Nunukan Taklukkan Arum Jeram Sungai Sadalir

“Ibadah haji memerlukan persiapan yang matang, baik dari segi pemahaman, fisik, mental, maupun spiritual. Melalui manasik ini, jamaah diharapkan memperoleh bekal yang cukup sebelum melaksanakan ibadah haji yang sesungguhnya,” ujar Muhammad Amin.

Ia juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji secara nasional saat ini berada di bawah tanggung jawab Kementerian Haji dan Umrah, sebagai bentuk peningkatan kualitas pelatihan, pelayanan, dan perlindungan jamaah.

Pemerintah Kabupaten Nunukan, lanjut Amin, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut melalui sinergi dengan seluruh pihak terkait di daerah.

Baca Juga :  RS Pratama Sebatik Optimis Naik Status Jadi Rumah Sakit Tipe D

Amin mengingatkan para jamaah mengenai berbagai tantangan yang akan dihadapi selama menjalankan ibadah haji, seperti perjalanan yang jauh, perbedaan budaya dan bahasa, padatnya aktivitas ibadah, hingga cuaca ekstrem di Arab Saudi.

Untuk itu, jamaah dihimbau agar mempersiapkan kondisi fisik sejak dini dengan menjaga kesehatan, mengatur pola makan, berolahraga ringan, serta mengikuti pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan. Selain kesiapan fisik kata Amin, kesiapan mental dan spiritual juga menjadi perhatian penting.

“Jamaah diharapkan dapat menjaga sikap sabar, disiplin, saling menghormati, serta mengedepankan kebersamaan selama berada di Tanah Suci,” ujarnya.

Baca Juga :  DKUKMPP Nunukan Buka Layanan Tera dan Tera Ulang Alat Ukur untuk Pelaku Usaha

Ia berharap seluruh materi manasik dapat disampaikan secara jelas dan mudah dipahami sehingga jamaah benar-benar siap dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.

Amin juga berharap seluruh jemaah haji reguler Kabupaten Nunukan tahun 2026 dapat mengikuti manasik dengan sungguh-sungguh, sebagai bekal menuju Tanah Suci dan kembali ke tanah air dengan menyandang predikat haji yang mabrur.

Sekadar informasi, kegiatan manasik haji ini akan berlangsung selama lima hari dan dipusatkan di Aula Kantor Bupati Nunukan sebagai bagian dari upaya pembekalan bagi calon jamaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *