benuanta.co.id, NUNUKAN– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Nunukan menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Transparansi Paskibraka yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur pada Kamis (6/02/2026).
Bidang Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan Bakesbangpol Nunukan, Sulaiman mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Bakesbangpol Provinsi serta kabupaten kota se-Indonesia Timur.
“Bimtek ini sebagai upaya strategis memperkuat peran pemerintah daerah dalam pembinaan ideologi Pancasila di tengah dinamika sosial, politik, dan kebangsaan yang terus berkembang,” kata Sulaiman.
Tujuan Bimbingan Teknis Aplikasi Transparansi Paskibraka tahun 2026, kata dia, untuk memperoleh informasi dan bahan dalam pelaksanaan Paskibraka tahun 2026 serta menukar informasi dan memperoleh masukan terkait permasalahan-permasalahan yang dihadapi di tahun 2025.
Dasar pelaksanaan kegiatan Bimtek yang diselengarakan BPIP di antaranya adalah Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dan Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022.
Sulaiman mengatakan, kegiatan bimtek berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, kendala, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan seleksi Paskibraka di daerah masing-masing.
“Isu-isu seperti keterbatasan sarana prasarana, pemahaman teknis seleksi, hingga persepsi publik terhadap hasil seleksi menjadi bahan diskusi yang konstruktif,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan Bimtek ini, BPIP berharap tercipta sistem penyelenggaraan Paskibraka yang profesional, bersih, dan berintegritas di seluruh wilayah Indonesia. Dengan demikian, Paskibraka tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan setia pada nilai-nilai Pancasila.
“Kita dibekali berbagai materi strategis, antara lain kebijakan nasional penyelenggaraan Paskibraka, prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam seleksi, pemanfaatan sistem informasi Paskibraka, serta mekanisme pengawasan dan pelaporan,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya sebagai leading sector Seleksi Calon Paskibraka Tahun 2026 selanjutnya akan melengkapi beberapa dokumen. Dokumen-dokumen tersebut di antaranya penunjukan narahubung, admin administrasi, surat pemberitahuan pendaftaran calon Paskibraka dan pembentukan panitia seleksi Calon Paskibraka Tahun 2026 sesuai arahan dari BPIP.
“Apa yang kita terima di dalam Bimtek ini akan kita terapkan saat seleksi Calon Paskibraka,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







