benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus mempercepat langkah untuk menarik program strategis nasional ke daerah. Salah satu yang dibidik adalah pembangunan Sekolah Rakyat sekaligus penguatan infrastruktur logistik sosial di wilayah perbatasan tersebut.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kaltara, Obed Daniel, mengatakan komunikasi intensif antara Gubernur Kaltara dan Menteri Sosial di Jakarta telah menghasilkan komitmen awal untuk merealisasikan program itu.
“Pemprov saat ini sedang ngegas agar program ini bisa segera terwujud di Kaltara,” ujarnya.
Menurut Obed, Pemprov telah mengajukan dua lokasi di Kabupaten Bulungan sebagai calon tapak pembangunan Sekolah Rakyat. Lokasi pertama berada di Desa Gunung Sari dengan luas sekitar lima hektare, sedangkan lokasi kedua di Desa Abdi Mulyo seluas delapan hektare.
Namun rencana tersebut belum sepenuhnya mulus. Kedua lokasi yang diusulkan berstatus lahan transmigrasi sehingga proses pembangunan masih menunggu persetujuan dari kementerian terkait. Pemprov, kata Obed, terus melakukan koordinasi lintas sektor agar hambatan administrasi tersebut dapat segera diselesaikan.
Jika terealisasi, program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi bagian dari upaya peningkatan akses pendidikan sekaligus penguatan layanan sosial di Kaltara, yang selama ini masih menghadapi tantangan keterbatasan infrastruktur dan sebaran wilayah yang luas. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Yogi Wibawa







