benuanta.co.id, NUNUKAN– Plt. Direktur Rumah Sakit Pratama Sebatik, H. Abdul Rahim, optimis terhadap rencana peningkatan status Rumah Sakit Pratama Sebatik menjadi rumah sakit Tipe D.
Optimisme tersebut disampaikan menyusul kunjungan monitoring anggota DPRD Kabupaten Nunukan pada Senin (02/02/2026), yang menurutnya sangat membantu dalam melihat langsung kondisi pelayanan kesehatan di lapangan.
Abdul Rahim menyampaikan apresiasinya atas perhatian DPRD Kabupaten Nunukan terhadap rumah sakit yang berada di wilayah perbatasan tersebut. Menurutnya, kunjungan monitoring menjadi ruang yang tepat bagi pihak rumah sakit untuk menyampaikan berbagai keterbatasan yang masih dihadapi.
“Kami sangat berterima kasih dengan kunjungan seperti ini, karena Pak Dewan bisa langsung mengetahui kekurangan kami. Jadi bukan hanya berdasarkan laporan masyarakat, tetapi melihat langsung apa yang perlu kami benahi ke depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, secara persyaratan jumlah dokter spesialis, RS Pratama Sebatik sebenarnya sudah memenuhi ketentuan untuk naik ke tipe D.
“Syaratnya empat dokter spesialis. Sementara saat ini kami sudah memiliki enam, yang sedang kami persiapkan sekarang adalah proses akreditasi agar bisa segera bekerja sama dengan BPJS,” ungkapnya.
Kerja sama dengan BPJS menjadi hal yang sangat penting demi keberlanjutan pelayanan kesehatan Masyarakat, ia berharap proses tersebut tidak memakan waktu lama.
“Kasihan masyarakat kalau terlalu lama. Mudah-mudahan dalam satu sampai dua bulan ke depan kerja sama dengan BPJS sudah bisa terwujud,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa kendala yang perlu mendapat perhatian, terutama terkait kekurangan tenaga medis tertentu dan sarana prasarana pendukung.
“Salah satu yang masih menjadi kebutuhan utama kami adalah dokter spesialis radiologi. Selain itu, penambahan SDM dan sarana prasarana juga masih diperlukan,” jelasnya.
Abdul Rahim menambahkan, dukungan pemerintah daerah terus mengalir. Salah satunya melalui penganggaran pengadaan alat kesehatan pada tahun 2026. “Pengadaan alat kesehatan untuk mendukung kinerja para spesialis sudah masuk dalam anggaran, meskipun belum sepenuhnya lengkap,” ujarnya.
Saat ini, lanjutnya, RS Pratama Sebatik telah memiliki sejumlah dokter spesialis seperti spesialis kandungan, penyakit dalam, anak, bedah, anestesi, serta patologi.
“Yang masih kurang dan sangat kami butuhkan sekarang adalah spesialis radiologi. Dengan terpenuhinya kebutuhan ini dan selesainya akreditasi, kami optimistis RS Pratama Sebatik bisa segera naik ke tipe D dan memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat,” tutupnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







