benuanta.co.id, BULUNGAN – Lis Endang resmi dilantik sebagai Kepala Desa Bunyu Timur setelah memenangkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 3 Desember 2025.
Ia mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat kepala desa di Kabupaten Bulungan setelah bertahun-tahun. Pelantikan tersebut menjadi momentum penting, tidak hanya bagi masyarakat Bunyu Timur, tetapi juga bagi peran perempuan dalam pemerintahan desa di Bulungan.
Lis Endang mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan masyarakat kepadanya.
“Pertama-tama saya mengucapkan puji syukur, Alhamdulillah. Saya dipercaya oleh warga Desa Bunyu Timur untuk memimpin desa ini,” ujar Lis Endang usai pelantikan, Jumat (6/2/2026).
Pada pilkades lalu, Lis Endang berhasil meraih 494 suara dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak sekitar 1.700 pemilih, dengan lima kandidat yang ikut bertarung.
“Waktu itu ada lima calon. Saya nomor urut empat, dan alhamdulillah mendapat 494 suara,” katanya.
Lis Endang bukan sosok baru di lingkungan pemerintahan desa. Sebelumnya, ia telah mengabdi selama enam tahun di bagian keuangan dan enam tahun sebagai Sekretaris Desa Bunyu Timur.
“Saya sudah bekerja di pemerintahan desa selama 12 tahun. Dari situ saya belajar banyak tentang kondisi desa dan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Berbekal pengalaman tersebut, ia berkomitmen melanjutkan dan memperkuat program pembangunan desa, khususnya di bidang ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
“Insyaallah, pelan-pelan Desa Bunyu Timur akan kita prioritaskan untuk ketahanan pangan dan membantu warga yang membutuhkan, sesuai arahan Bapak Bupati,” jelasnya.
Terkait pengelolaan anggaran desa, Lis Endang optimistis mampu menjalankan program meski menghadapi keterbatasan dana. “Dana kita bukan hanya dana desa, tapi juga ada ADD, dana tak terduga, dan PHPRD. Insyaallah bisa kita kelola dengan baik,” katanya.
Perempuan berusia 38 tahun ini juga mengaku mendapat dukungan penuh dari keluarga, terutama sang suami, saat memutuskan maju dalam Pilkades. “Dukungan suami sangat luar biasa, baik moral maupun material. Keluarga menjadi kekuatan utama saya,” tuturnya.
Ke depan, Lis Endang berharap dapat membawa perubahan positif bagi Bunyu Timur serta membuktikan bahwa perempuan mampu memimpin dan membangun desa secara profesional.
“Saya ingin bekerja sebaik-baiknya untuk masyarakat dan melanjutkan program yang sudah ada, terutama untuk warga kurang mampu,” pungkasnya.(*)
Reporter: Alvianita
Editor: Endah Agustina







