Herman Efendi, Kades Termuda di Bulungan, Siap Majukan Pertanian Desa Mara Hilir

benuanta.co.id, BULUNGAN – Sebanyak 13 kepala desa resmi dilantik oleh Bupati Bulungan, Syarwani yang berlangsung di Kantor Bupati Bulungan, Jumat (6/2/2026).

Dari belasan kepala desa yang dilantik, sosok Herman Efendi menjadi perhatian. Di usia 28 tahun, ia tercatat sebagai kepala desa termuda yang dilantik pada momentum tersebut.

Herman resmi mengemban amanah sebagai Kepala Desa Mara Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Barat, setelah meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 3 Desember 2025 lalu.

Baca Juga :  Pengabdian 12 Tahun di Pemerintahan Desa Bunyu, Lis Endang Terpilih Jadi Kades Perempuan Pertama di Bulungan

Herman menyampaikan komitmennya untuk memajukan desanya, khususnya di sektor pertanian yang menjadi potensi utama Desa Mara Hilir.

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Desa Mara Hilir merupakan desa yang memiliki potensi besar di bidang pertanian. Insya Allah ke depannya kita akan memajukan bersama-sama, khususnya para petani, termasuk petani muda atau petani milenial,” ujar Herman saat ditemui usai pelantikan.

Ia menegaskan, usia muda bukanlah penghalang untuk memimpin pemerintahan desa. Menurutnya, kualitas seseorang tidak bisa diukur dari umur semata, melainkan dari pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bulungan Tegaskan Ikuti Proses Hukum Kasus Dugaan Ijazah Palsu Anggota Dewan

“Hari ini usia tidak bisa lagi kita jadikan tolak ukur untuk menilai seseorang itu berkualitas atau tidak. Yang paling penting adalah pengalaman dan pengetahuan. Baik kelompok tua maupun muda, semuanya harus bersama-sama membangun desa,” katanya.

Sebagai kepala desa termuda, Herman juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda agar tidak ragu terjun dalam dunia pemerintahan dan pembangunan daerah.

Baca Juga :  Kecelakaan Lalu Lintas di Tanjakan Sungai Urang, Truk Trailer dan Xenia Adu Kuat, Satu Pengemudi Luka Berat

“Sebagai generasi muda, jangan malu untuk mengabdi di pemerintahan desa. Terus berkarya, terus berproses. Proses kebaikan itu adalah investasi masa depan kita,” tuturnya.

Ia berharap, semakin banyak anak muda yang berani mengambil peran dalam memajukan daerahnya masing-masing. “Kita adalah generasi penerus orang-orang terdahulu yang nantinya akan memimpin daerah kita,” pungkas Herman. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *