benuanta.co.id, NUNUKAN– Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Nunukan merespons laporan hewan sakit di Jalan Mansapa, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kamis (5/2/2026).
Dokter Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan, drh. Rendy Tri Dharmawan mengatakan, pemilik hewan, Rukini melaporkan sapinya yang berumur sekitar 7 bulan dan berjenis kelamin betina mengalami gangguan kesehatan lantaran terlihat lemas, dan kurang nafsu makan.
“Berdasarkan pemeriksaan, sapi tersebut terindikasi menderita Bovine Ephemeral Fever, penyakit menular pada sapi yang disebabkan oleh virus dari Family Rhabdoviridae yang ditularkan melalui gigitan serangga dan mengakibatkan penurunan kondisi fisik dan produktivitas,” ungkap Rendy.
Sebagai tindak lanjut, dilakukan treatment suppuratif untuk memperbaiki kondisi fisik selama masa inkubasi penyakit tersebut.
Melihat kondisi ini, ia berkomitmen kepada peternak sapi dan kerbau di Nunukan bahwa Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan melalui petugas kesehatan hewan mulai melaksanakan vaksinasi Penyakit mulut dan kuku pada Februari 2026
“Mula bulan ini kita juga sudah mulai melakukan vaksinasi, ini kita lakukan untuk mencegah penyakit mulut dan kuku,” tutupnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







