benuanta.co.id, TARAKAN – Seorang remaja perempuan berinisial SA (16) dilaporkan tenggelam di Sungai Desa Sekatak Buji, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Rabu (4/2/2026) sore. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan pada hari kedua operasi pencarian, Kamis (5/2/2026) pagi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tarakan, Syahril, S.E menjelaskan, pihaknya pertama kali menerima informasi terkait kejadian tersebut pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 18.14 WITA. Informasi itu disampaikan Kapolsek Sekatak, Muhdar, S.E, setelah korban dilaporkan tenggelam saat mandi di pinggir sungai.
“Kami menerima informasi dari Kapolsek Sekatak bahwa sekitar pukul 16.00 WITA seorang anak tenggelam dan terbawa arus sungai,” ungkapnya, Kamis (5/2/2026).
Ia menerangkan, lokasi kejadian berada di Sungai Desa Sekatak Buji, Kabupaten Bulungan, dengan titik koordinat 3°18’13.62” LU dan 117°1’9.52” BT. Lokasi tersebut berjarak sekitar 64,23 kilometer dari Unit Siaga SAR Bulungan dengan estimasi waktu tempuh kurang lebih 2 jam 30 menit menggunakan jalur darat.
“Lokasi kejadian berada cukup jauh dari Unit Siaga SAR Bulungan dengan waktu tempuh sekitar dua setengah jam,” jelasnya.
Syahril mengungkapkan, operasi pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan sejak laporan diterima. Upaya pencarian terus dilakukan hingga memasuki hari kedua operasi. “Tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan pencarian setelah menerima laporan kejadian tersebut,” katanya.
Pada hari kedua pencarian, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 09.30 WITA, korban akhirnya berhasil ditemukan di aliran sungai dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan pada koordinat 3°18’16.49” LU dan 117°1’16.38” BT, dengan radius sekitar 0,12 mil laut dari lokasi kejadian awal. “Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal tenggelam,” paparnya.
Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Sekatak untuk penanganan lebih lanjut. Proses evakuasi berjalan lancar dengan dukungan seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut. “Setelah korban ditemukan, tim langsung melakukan evakuasi ke Puskesmas Sekatak,” ujarnya.
Syahril menambahkan, setelah proses evakuasi selesai, tim SAR gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 09.45 WITA. Dalam kegiatan tersebut, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. “Operasi SAR diusulkan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan tetap melanjutkan kesiapsiagaan SAR,” imbuhnya.
Korban diketahui berinisial SA, berusia 16 tahun, warga RT 03 Desa Kelembunan, Kecamatan Sekatak Buji, Kabupaten Bulungan. Syahril memastikan data korban telah teridentifikasi dengan jelas oleh pihak terkait. “Korban berinisial SA, usia 16 tahun, warga Desa Kelembunan, Kecamatan Sekatak Buji,” bebernya.
Dalam operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur SAR terlibat, di antaranya Unit Siaga SAR Bulungan, Polsek Sekatak, BPBD Bulungan, Polairud Bulungan, serta masyarakat setempat. Peralatan yang digunakan meliputi satu unit truk personel, satu unit perahu karet (rubber boat), satu set perlengkapan medis, serta alat komunikasi.
“Seluruh unsur SAR gabungan terlibat dengan dukungan peralatan yang memadai selama proses pencarian,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan selama proses pencarian berlangsung, tidak ditemukan kendala berarti. Operasi SAR berjalan dengan kondisi cuaca yang dilaporkan berawan. “Tidak ada faktor penghambat selama operasi berlangsung dan kondisi cuaca saat pencarian dilaporkan berawan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







