Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Giram Pendek Bulungan

benuanta.co.id, BULUNGAN – Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Giram Pendek, Desa Paru Abang, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara). Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (4/2/2026) sore.

Korban berinisial I, warga Desa Kelembunan, dilaporkan tenggelam sekitar pukul 15.00 WITA saat mandi di sungai bersama seorang temannya. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban datang ke rumah saksi berinisial DY (14), untuk mengajak mandi di sungai tersebut. Keduanya kemudian berboncengan sepeda motor menuju lokasi.

Baca Juga :  Penyakit Diabetes Menyerang Anak SD-SMP, Faktor Pola Hidup jadi Perhatian

“Setibanya di sungai, korban langsung mandi, sementara saksi berendam di pinggir. Saat saksi mengajak pulang, korban sudah tidak terlihat,” ujar Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto.

Saksi sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun korban tidak ditemukan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada orang tua korban dan diteruskan ke pihak berwenang.

Baca Juga :  Luminor Hotel Tanjung Selor Hadirkan Sky Nusantaran Iftar Bernuansa Arabian Selama Ramadan 2026

Menurut Rofikoh, saat kejadian kondisi air sungai sedang surut, namun arus cukup deras. Proses pencarian melibatkan personel Polsek Sekatak, Koramil Sekatak, serta masyarakat setempat dengan menggunakan perahu dan peralatan seadanya.

Korban akhirnya ditemukan oleh warga sekitar pukul 06.30 WITA keesokan harinya Kamis (5/2/2026), tidak jauh dari lokasi awal korban mandi. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di RT 02 Desa Kelembunan.

“Atas permintaan keluarga, korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Kecamatan Sekatak untuk dilakukan visum, dan selanjutnya langsung dimakamkan,” ujar Rofikoh.

Baca Juga :  Waspadai Konsumsi Gula Berlebih pada Anak, Dokter Anak Ingatkan para Orang Tua

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan kronologi peristiwa tersebut. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama ketika arus deras meski kondisi air terlihat surut. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *