Sinergi Srikandi Komisi VII, Rahmawati dan Novita Hardini Saling Tukar Produk Ekraf Lokal Ramah Lingkungan

benuanta.co.id, JAKARTA – Semangat mendukung produk lokal dan pemberdayaan perempuan ditunjukkan secara nyata oleh dua Srikandi Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Hj. Rahmawati (Dapil Kalimantan Utara) dan Novita Hardini (Dapil Jawa Timur).

Dalam sebuah pertemuan hangat, keduanya saling bertukar produk Ekonomi Kreatif (Ekraf) unggulan dari daerah masing-masing sebagai bentuk kampanye “Cinta Produk Indonesia.”

Pada kesmpatan tersebut, Hj. Rahmawati memperkenalkan tas unik yang menjadi kebanggaan Kalimantan Utara. Bukan tas biasa, produk ini terbuat dari serat kulit kayu alami yang diproses melalui tangan-tangan terampil perempuan lokal.

Baca Juga :  Dietisien Sarankan Konsumsi Mi Instan Sebulan Sekali

“Ini adalah tas yang terbuat dari kulit kayu asli Kaltara. Pembuatannya luar biasa, benar-benar handmade dari tangan-tangan perempuan yang hebat,” ujar Hj. Rahmawati dengan bangga.

Ia juga mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk mulai beralih dan bangga menggunakan produk dalam negeri.

“Siapa lagi kalau bukan kita yang mencintai produk lokal? Yang jelas, kami sangat cinta produk Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga :  Dietisien Sarankan Konsumsi Mi Instan Sebulan Sekali

Senada dengan Rahmawati, Novita Hardini juga memamerkan produk tas asal Trenggalek, Jawa Timur, yang mengusung konsep eco-friendly. Ia menekankan, penggunaan bahan alam bukan sekadar tren, melainkan identitas bangsa.

“Ini membawa isu lingkungan karena menggunakan bahan alam. Produk ini juga hasil karya tangan perempuan di Trenggalek,” kata Novita.

Menurutnya, mengenakan produk lokal yang kental dengan nuansa alam adalah cara terbaik menunjukkan jati diri bangsa di mata dunia.

Baca Juga :  Dietisien Sarankan Konsumsi Mi Instan Sebulan Sekali

“Kalau kita pakai ini, sudah mencerminkan jati diri kita. Sangat Nusantara,” tambahnya.

Aksi saling tukar produk ini menjadi simbol kuat dimana anggota legislatif berkomitmen mendorong sektor UMKM dan Ekraf agar lebih naik kelas. Dengan mengangkat isu lingkungan (environment) dan pemberdayaan perempuan, keduanya berharap produk lokal mampu bersaing di pasar global sekaligus menjaga kelestarian budaya Indonesia. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *