Desa Antutan Bagikan 800 Durian Gratis bagi Pengunjung Festival

benuanta.co.id, BULUNGAN – Semerbak aroma durian menyelimuti
Desa Antutan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dalam Festival Durian yang digelar pada Jumat sore (23/1/2026).

Salah satu desa di Bulungan itu mendadak dipadati warga dari berbagai wilayah. Belasan pedagang pun turut meramaikan sepanjang jalan desa tersebut, menjadikan Antutan sebagai pusat perhatian masyarakat pecinta durian, khususnya dari wilayah hulu Sungai Kayan, berbagai jenis ukuran pun tersusun rapi sepanjang jalan.

Sebagai bentuk rasa syukur atas hasil alam yang melimpah, Pemerintah Desa Antutan menyediakan sekitar 800 buah durian gratis bagi pengunjung festival.

Baca Juga :  Tenggelam Saat Mandi di Sungai, Remaja Sekatak Ditemukan Meninggal Dunia

Kepala Desa Antutan, Aminuddin AK, menjelaskan, festival durian merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus promosi potensi pertanian dan wisata desa.

“Ini selaras dengan program pembangunan daerah. Selain memperkuat sektor pangan, kegiatan ini juga menjadi media promosi wisata desa,” katanya.

Ia menambahkan, durian yang dibagikan berasal dari durian lokal hutan, termasuk dari kawasan Lanskap Kayan. Ke depan, pemerintah desa berkomitmen menata potensi tersebut agar lebih berkelanjutan.

“Target kami menjadikan Antutan sebagai desa agrowisata. Ke depan jumlah durian gratis juga diharapkan bisa ditambah,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pengabdian 12 Tahun di Pemerintahan Desa Bunyu, Lis Endang Terpilih Jadi Kades Perempuan Pertama di Bulungan

Salah satu warga, Herman, mengaku senang dengan penyelenggaraan festival tersebut. Ia menilai, kegiatan ini mampu mempertemukan berbagai jenis durian lokal, tidak hanya dari Antutan, tetapi juga dari desa-desa lain di kawasan hulu Sungai Kayan.

“Dengan adanya festival seperti ini, masyarakat bisa menikmati durian lokal bersama-sama. Harapannya bisa menjadi agenda rutin tahunan agar semakin banyak wisatawan datang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bulungan Syarwani memberikan apresiasi kepada para petani dan pekebun durian. Ia menyebut musim durian tahun ini terjadi hampir di seluruh wilayah hulu Sungai Kayan.

Baca Juga :  Herman Efendi, Kades Termuda di Bulungan, Siap Majukan Pertanian Desa Mara Hilir

“Festival ini menunjukkan besarnya potensi durian alam di Antutan. Sekitar 800 buah durian dinikmati masyarakat hari ini,” ucapnya.

Menurutnya, festival buah memiliki peluang besar menjadi agenda wisata daerah meski tetap bergantung pada musim.

“Potensi ini merupakan warisan leluhur yang patut dibanggakan dan dikembangkan sebagai wisata buah bagi masyarakat Bulungan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Alvianita
Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *