BMKG Prediksi Kaltara Tak Diguyur Hujan Sepekan ke Depan

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Tarakan mengeluarkan peringatan dini kemudahan terjadinya kebakaran di lapisan atas permukaan tanah untuk wilayah Kota Tarakan mulai 23 Januari 2026.

Hal tersebut dilakukan mengingat salah satu karakter daerah Tarakan dan Kalimantan Utara (Kaltara) pada umumnya cukup mudah kering dan mudah terbakar jika hujan tidak turun selama tiga hari.

Kepala BMKG Tarakan, M. Sulam Khilmi menuturkan pihak BMKG sendiri merilis beberapa level kategori, yaitu di lapisan permukaan, lapisan menengah permukaan tanah, dan lapisan bawah permukaan tanah.

Baca Juga :  Ingin Masyarakat Fokus Ibadah, Satlantas Tarakan Siapkan Pengamanan Lalu Lintas di Bulan Ramadan

“Jadi, ada tiga kategori yang dirilis, dan yang saya sampaikan tadi adalah tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah. Saya tekankan kembali bahwa di Tarakan, khususnya ketika tidak terjadi hujan selama tiga hari saja, sudah masuk ke level mudah terbakar di lapisan atas tersebut,” ungkapnya, Jumat (23/1/2026).

Kendati suhu cuaca di Tarakan berada di 32 derajat celsius, BMKG sudah mengeluarkan perkiraan selama seminggu hari kedepan Kaltara akan mengalami cuaca cerah. Oleh karena itu, perlu kewaspadaan terhadap munculnya titik panas atau hotspot, khususnya di Tarakan.

Baca Juga :  Jejak Sejarah Kelenteng Tertua di Tarakan, Dirawat Secara Gotong Royong

“Artinya, intensitas hujan sangat kecil, sehingga mohon diwaspadai potensi munculnya hotspot di wilayah Kaltara,” ujarnya.

Khilmi menyebutkan kondisi ini dipengaruhi oleh adanya bibit siklon di belahan bumi selatan yang mengakibatka angin dari utara (Monsun Asia) langsung berembus ke sana dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Menurutnya, hal inilah yang menyebabkan di Kaltara tidak terjadi zona konvergensi atau pelambatan angin, sehingga pembentukan awan-awan hujan di wilayah Kaltara menjadi berkurang. Selain itu, pihaknya belum merilis secara resmi titik hotspot atau titik panas di Kaltara.

Baca Juga :  Relokasi PKL di Tarakan Timur Molor Lagi dari Jadwal

“Terkait titik hotspot saat ini, saya masih harus mengecek datanya terlebih dahulu karena sedang terkendala jaringan untuk pembaruan data,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *