benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus berupaya meningkatkan pelayanan pajak kendaraan dengan memperluas jangkauan layanan hingga ke wilayah pedalaman dan daerah yang sulit dijangkau masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan gedung Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat baru serta rencana pendirian Samsat Pembantu di sejumlah wilayah strategis yang jauh dari pusat pelayanan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Kaltara, Dr. Zainal Arifin Paliwang seusai meresmikan gedung baru UPTD Samsat Tarakan pada Senin, 19 Januari 2026. Ia mengatakan keberadaan gedung Samsat yang representatif diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan bagi wajib pajak, khususnya di Tarakan dan Nunukan.
“Dengan adanya gedung baru ini, pelayanan pajak di Tarakan dan Nunukan diharapkan semakin baik dan masyarakat lebih nyaman dalam melakukan pembayaran pajak,” ujarnya.
Ia menyebutkan, anggaran pembangunan Gedung Samsat Tarakan mencapai Rp7,3 miliar, sementara untuk Nunukan sebesar Rp3,6 miliar. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerataan pelayanan di seluruh wilayah Kaltara.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan UPTD Samsat di Malinau serta Samsat Pembantu di daerah-daerah pedalaman seperti Tulin Onsoi, guna mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Menurutnya, keterlambatan pembayaran pajak kendaraan oleh masyarakat umumnya disebabkan oleh faktor jarak yang jauh dari kantor pelayanan. Karena itu, perlu adanya pendekatan layanan yang lebih dekat dan mudah diakses.
“Kita akan membangun juga Samsat Pembantu untuk lebih mendekatkan kepada wajib pajak yang ada di sana (wilayah-wilayah pendalaman) Insyaallah,” ungkapnya.
Selain pembangunan fisik, Pemprov Kaltara juga mengoptimalkan layanan Samsat keliling sebagai solusi sementara bagi masyarakat yang tinggal jauh dari kantor Samsat.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperluas akses pelayanan publik di wilayah Kaltara.
“Tertunda membayar biasanya karena faktor kejauhan dengan tempat mereka membayar pajak, sehingga kita berupaya untuk membuat mobil-mobil Samsat keliling itu, untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan pembayaran pajak bagi masyarakat yang rumahnya jauh,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Yogi Wibawa







