benuanta.co.id, TARAKAN – Upaya penguatan literasi dan pengembangan potensi generasi muda terus didorong di Kota Tarakan melalui sinergi antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, dan komunitas literasi. Berbagai program pembinaan dinilai penting untuk memastikan pemuda memiliki ruang tumbuh, berkarya, dan berprestasi secara berkelanjutan.
Ketua Komisi I DPRD Tarakan sekaligus Ketua Bidang Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa (BP2M) Tarakan, Adyansa, SM, menyampaikan dukungan konkret terhadap pemuda telah ia lakukan melalui koordinasi dengan Dinas Perpustakaan Kota Tarakan agar festival literasi terus digelar. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana efektif meningkatkan minat baca sekaligus menjaring talenta muda.
“Festival-festival literasi ini harus terus diadakan karena sangat positif dalam meningkatkan literasi di Kota Tarakan,” ungkapnya, Sabtu (17/1/2026).
Ia menjelaskan melalui kegiatan literasi, pemuda yang memiliki bakat dan prestasi perlu didata secara terstruktur agar mendapat perhatian dan pembinaan yang tepat. Pendataan ini, kata dia, menjadi langkah awal sebelum pemberian fasilitas lanjutan. “Anak-anak muda yang unggul, yang memiliki bakat dan prestasi, itu perlu didata kemudian difasilitasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan bentuk fasilitasi dapat berupa bantuan beasiswa maupun dukungan lain yang menunjang pengembangan diri pemuda. Bahkan, tidak menutup kemungkinan dukungan tersebut masuk dalam perencanaan anggaran ke depan. “Insyaallah ke depan, jika memang diperlukan, kita bisa menganggarkan bantuan bagi anak-anak yang siap dan benar-benar membutuhkan,” tuturnya.
Selain menggandeng pemerintah, Adyansa mengatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah yayasan literasi yang ada di Kota Tarakan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas peluang pengembangan pemuda hingga ke tingkat yang lebih tinggi. “Saya juga sudah berkoordinasi dengan beberapa yayasan literasi di Tarakan untuk membantu pengembangan mereka,” terangnya.
Ia juga menekankan pentingnya sikap proaktif dari kalangan pemuda dalam mencari informasi terkait berbagai program bantuan. Menurutnya, peluang dukungan tersedia dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun lembaga swasta. “Adik-adik juga harus aktif mencari tahu, karena bantuan itu banyak, entah dari dinas mana atau dari yayasan mana,” jelasnya.
Meski saat ini bertugas di Komisi I DPRD Tarakan yang tidak membidangi pendidikan secara langsung, Adyansa membuka diri bagi pemuda yang ingin berdiskusi tentang pengembangan diri. Ia mempersilakan pemuda menghubunginya untuk membahas berbagai gagasan dan rencana ke depan.
“Meskipun bukan fokus di komisi saya, saya siap berdiskusi dan mendampingi adik-adik yang ingin maju. Jadi silakan adik-adik bisa hubungi saya baik itu melalui WhatsApp, Instagram maupun Facebook saya itu aktif semua,” terangnya.
Ia menambahkan, apabila dalam proses pendampingan diperlukan dukungan anggaran, pihaknya siap memberikan masukan dan menjembatani koordinasi dengan dinas terkait. “Kalau nanti ada anggarannya, kita akan koordinasikan dengan dinas yang berwenang,” ujarnya.
Adyansa juga menilai generasi muda, khususnya Gen Z, saat ini berada pada titik krusial sehingga membutuhkan perhatian serius, terutama di sektor pendidikan dan literasi. Ia menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan diskusi dan literasi agar berkelanjutan.
“Saya siap mendukung kegiatan literasi dan diskusi seperti ini agar terus berlanjut dan menghadirkan narasumber yang lebih kompeten,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







