benuanta.co.id, NUNUKAN – Banjir Desa Atap, Sembakung pada pagi hari hingga siang terpantau surut 67 cm dari posisi sore kemarin. Terpantau tinggi mata air (TMA) pagi ini 3.25 meter dan mengalami penurunan di banding TMA kemaren sore 3.92 meter.
Aktifitas warga akan terus berjalan normal, dan personil posko bencana mulai melaksanakan pembersihan fasilitas pendidikan dan fasilitas umum lainnya.
Kepala Sub Bidang Penyelamatan BPBD Nunukan Hasanuddin mengatakan bahwa update ketinggian air di Desa Atap Kecamatan Sembakung sudah mengalami penurunan sekitar 67 cm dibandingkan ketinggian air kemarin sore.
“Alhamdulillah ada penurunan dibanding kemarin yang terpantau di tiang ukur 3,92 Meter dan pagi ini sudah turun menjadi 3,25 meter,” ungkap Hasan pada Sabtu (10/01/26) pagi.
Upaya pengamanan darurat pada hari ketiga tanggap darurat pada hari ini ungkap Hasan, tim BPBD Nunukan bersama personil dan masyarakat setempat telah melaksanakan upaya pembersihan beberapa fasilitas seperti sekolah, tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya.
Hasan mengatakan personil BPBD di lapangan bersama tim di seluruh Posko telah menyalurkan pendistribusian bantuan berupa sembako ke wilayah terdampak banjir di RT 06 dan RT 07 Desa Atap.
“Beberapa hari ini agenda tersebut sudah kami laksanakan, dan insya Allah nanti kita akan lihat perkembangan kondisi penurunan air seperti apa, semoga besok sudah semakin turun,” ujarnya.
Menurutnya, timnya akan terus melakukan pembersihan lanjutan sehingga kegiatan masyarakat maupun pendidikan bisa kembali berjalan normal seperti biasanya. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







