Vaksinasi DBD Perdana Digelar di Kaltara, Bulungan jadi Lokasi Awal

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mulai menjalankan program vaksinasi Demam Berdarah Dengue (DBD) sebagai upaya menekan tingginya angka kasus penyakit tersebut.

Program ini diawali dengan kegiatan Sosialisasi Lintas Sektor dan Pemberian Vaksinasi DBD yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara di Balai Pertemuan Umum Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kalimantan Utara, Yuan Erenst Sukawatie, mengatakan kegiatan tersebut menjadi pelaksanaan sosialisasi vaksinasi DBD pertama di Provinsi Kalimantan Utara.

“Ini pertama kalinya vaksinasi DBD kita sosialisasikan secara resmi di Kaltara,” kata Yuan.

Menurut Yuan, tingginya angka kesakitan DBD di Kaltara menjadi alasan utama dilaksanakannya program tersebut. Ia menyebutkan, indikator nasional menetapkan angka kejadian DBD sebesar 10 kasus per 100 ribu penduduk, sementara data di Kaltara menunjukkan angka mencapai 96 kasus per 100 ribu penduduk.

Baca Juga :  Dorong Daya Saing UMKM, Pemprov Kaltara Tekankan Perlindungan HKI

“Kondisi ini sangat kontras dengan indikator yang ditetapkan. Karena itu, kami menggagas pelaksanaan sosialisasi sekaligus vaksinasi DBD pada 2026,” ujarnya.

Dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran, Dinkes Kaltara memutuskan untuk memulai program vaksinasi di Kabupaten Bulungan sebagai proyek percontohan. Yuan mengatakan, langkah tersebut diharapkan dapat menjadi acuan bagi kabupaten dan kota lain di Kalimantan Utara.

“Kami fokuskan dulu di Bulungan sebagai pilot project. Nanti hasilnya akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan di daerah lain,” katanya.

Baca Juga :  Koperasi Kaltara: Partisipasi Perempuan Terpusat di Beberapa Daerah

Yuan menambahkan, keberhasilan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, yang mampu menurunkan angka kesakitan DBD hingga 99 persen menjadi salah satu referensi dalam perencanaan program vaksinasi di Kaltara.

Adapun sasaran vaksinasi DBD ditujukan kepada siswa kelas 3, 4, dan 6 Sekolah Dasar serta siswa kelas 7 Sekolah Menengah Pertama. Penentuan sasaran tersebut didasarkan pada data usia penderita DBD, yang menunjukkan sekitar 40 persen kasus terjadi pada kelompok usia 5 hingga 15 tahun.

Ia berharap program vaksinasi ini dapat menurunkan angka kasus DBD, khususnya di Kecamatan Tanjung Palas Utara, serta mendorong penurunan kasus secara lebih luas di Kalimantan Utara.

Baca Juga :  Perselingkuhan dan Judol Masih jadi Biang Kerok Perceraian Masyarakat Kaltara

Yuan juga mengimbau para orang tua agar tidak ragu memberikan izin vaksinasi kepada anak-anak mereka. Menurutnya, vaksin DBD telah dinyatakan aman dan efektif untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

“Vaksin ini aman dan sangat membantu melindungi anak-anak dari penularan DBD. Kami berharap tidak ada lagi keraguan atau penolakan dari orang tua,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Kaltara bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dijadwalkan melaksanakan vaksinasi DBD pada Kamis, 8 Januari 2025, mulai pukul 08.00 Wita, bertempat di MI Salafiyah Syafiiyah, Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *