benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bulungan pada bulan November 2025 sebesar 74,53, naik 0,70 poin atau 0,95 persen dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 73,83.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bulungan, Yuda Agus Irianto, S.Si., menyebut capaian ini mencerminkan kemajuan pembangunan manusia yang secara langsung konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
“Selama periode 2020 hingga 2025, IPM Kabupaten Bulungan rata-rata meningkat 0,82 persen per tahun. Ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” kata Yuda, Senin (5/1/2026).
Lanjutnya, peningkatan IPM itu ditopang oleh seluruh dimensi pembentuknya yakni pada dimensi kesehatan, Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir mencapai 73,99 tahun, meningkat 0,12 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, pada dimensi pendidikan, Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun ke atas naik menjadi 13,26 tahun. Di sisi lain, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas mengalami peningkatan cukup berarti dari 9,23 tahun menjadi 9,42 tahun.
“Peningkatan Rata-rata Lama Sekolah menandakan semakin banyak penduduk dewasa yang mengenyam pendidikan lebih lama, meskipun pertumbuhan Harapan Lama Sekolah cenderung melambat,” jelasnya.
Dimensi standar hidup layak salah satunya yang paling menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan IPM Bulungan tahun ini. Rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan) tercatat sebesar Rp10,99 juta, meningkat Rp416 ribu atau 3,93 persen dibandingkan tahun 2024.
“Kenaikan pengeluaran riil per kapita menggambarkan daya beli masyarakat yang semakin membaik,” tambah Yuda.
Capaian IPM tahun 2025 menjadi sinyal positif bagi pembangunan daerah. Dengan penguatan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, Kabupaten Bulungan diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara merata di masa mendatang. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







