Harga Emas Cetak Rekor Sepanjang 2025, Pegadaian Tarakan: Kenaikan Hampir 70 Persen

benuanta.co.id, TARAKAN – Tahun 2025 menjadi periode emas bagi komoditas logam mulia. Harga emas dunia maupun di dalam negeri tercatat melonjak tajam dan mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, seiring meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan politik global.

Kepala Cabang Pegadaian Tarakan, Yasir, menyebut lonjakan harga emas tahun lalu merupakan yang paling signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk tahun 2025 merupakan kenaikan harga emas yang tertinggi selama ini. Mendekati hampir 70 persen, meskipun sempat turun dari 70 persen ke sekitar 67 persen,” ungkapnya, Senin (5/1/2026).

Baca Juga :  Cegah Konflik Lahan, Menhut Dorong Percepatan Sertifikasi Tambak Petani di Desa Liagu

Ia menjelaskan, lonjakan tersebut dipicu oleh gejolak geopolitik dunia serta perubahan kebijakan ekonomi Amerika Serikat yang membuat investor beralih ke aset aman.

“Kebijakan Amerika yang berubah-ubah dan situasi geopolitik membuat stabilitas ekonomi ikut terganggu. Dari situ emas jadi pilihan utama untuk menyimpan nilai,” ujarnya.

Pergerakan harga emas sepanjang 2025 juga sangat fluktuatif. Dalam beberapa waktu terakhir saja, harga emas dunia melonjak drastis hanya dalam hitungan jam.

Baca Juga :  Tambah 2 Unit X-Ray, Pelindo Perkuat Deteksi Barang Terlarang di Pelabuhan Malundung

“Semalam itu harga emas naik dari sekitar 4.300 dolar ke 4.360 hingga 4.370 dolar per troy ounce, bahkan siang ini sudah tembus 4.400 dolar. Naiknya hampir 100 dolar,” ungkapnya.

Dalam konversi rupiah, kenaikan tersebut setara dengan sekitar Rp70 ribu hingga Rp80 ribu per gram. Kondisi ini membuat emas menjadi salah satu instrumen investasi dengan imbal hasil paling tinggi sepanjang 2025.

Selain faktor geopolitik, tren dedolarisasi dan arah suku bunga Amerika juga turut memengaruhi harga emas.

Baca Juga :  BI Kaltara Dorong UMKM Jadi Penopang Ekonomi di Tengah Tekanan Global

“Kalau suku bunga Amerika turun, pemilik modal akan lari ke safe haven seperti emas. Itu yang membuat harga emas makin terdorong naik,” jelasnya.

Dengan capaian tersebut, emas tidak hanya menjadi alat lindung nilai, tetapi juga mencatatkan kinerja yang melampaui banyak instrumen investasi lainnya sepanjang 2025.

“Bisa dibilang kita dapat dampak baik dari geopolitik internasional, karena harga emas justru melonjak,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *