benuanta.co.id, BULUNGAN — Produksi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara Pada 2024, total produksi air bersih dari lima PDAM yang beroperasi di empat kabupaten dan satu kota mencapai 38,36 juta meter kubik.
Kelima PDAM tersebut berfungsi sebagai produsen sekaligus penyalur air bersih bagi masyarakat. Empat di antaranya merupakan perusahaan tunggal, sementara PDAM Kabupaten Nunukan beroperasi dengan satu kantor pusat dan satu kantor cabang.
“Dari total produksi tersebut, sebanyak 28,31 juta meter kubik air disalurkan kepada pelanggan. Sisanya tidak tersalurkan akibat kebocoran jaringan serta pemakaian internal perusahaan,” ucap Kepala BPS Kaltara Mas’ud Rifa’i Senin, (29/12/2025).
Data menunjukkan pelanggan rumah tangga masih mendominasi. Sepanjang 2024, jumlah pelanggan rumah tangga tercatat sebanyak 85.859 pelanggan dengan volume air bersih yang disalurkan mencapai 20,57 juta meter kubik. Adapun pelanggan dengan jumlah paling sedikit berasal dari kategori pelanggan khusus, yakni hanya 10 pelanggan.
Kapasitas produksi PDAM di Kaltara juga mengalami peningkatan dalam kurun waktu 2020–2024. Kapasitas produksi potensial naik dari 1.784 liter per detik pada 2020 menjadi 1.822 liter per detik pada 2024, atau meningkat sebesar 2,13 persen. Sementara itu, kapasitas produksi efektif meningkat lebih signifikan, yakni sebesar 22,47 persen dibandingkan 2020.
Peningkatan tersebut mencerminkan membaiknya kemampuan perusahaan daerah dalam menyediakan layanan air bersih bagi masyarakat. Kenaikan kapasitas produksi berjalan seiring dengan bertambahnya jumlah pelanggan.
Selama periode 2020–2024, jumlah pelanggan PDAM di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara bertambah sebanyak 23.866 pelanggan. Sejalan dengan itu, volume air bersih yang disalurkan meningkat sebesar 12,41 juta meter kubik.
Korelasi positif antara jumlah pelanggan dan volume air bersih yang disalurkan menunjukkan bahwa meningkatnya permintaan masyarakat mendorong PDAM untuk terus memperbesar kapasitas dan cakupan pelayanan. Tren ini menandakan kebutuhan air bersih di Kaltara terus tumbuh dari tahun ke tahun. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Yogi Wibawa







